Antisipasi Serangan Siber pada Industri E-Commerce dengan Cloud Protection

Belakangan ini, serangan siber semakin meresahkan dengan adanya lonjakan hingga 88,4 juta kasus. Dilaporkan oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), pertambahan kasus tersebut terjadi sepanjang kuartal I 2020. Dalam hal ini, e-commerce menjadi korporasi paling diincar peretas.

Perusahaan IBM asal Amerika Serikat mencatat, e-commerce kerap mendapatkan serangan ransomware tiga kali lebih sering. Meski begitu, tidak sedikit e-commerce yang terancam oleh cryptominer, malware, dan pencurian data. Karenanya, penting bagi e-commerce untuk menggunakan cloud protection.

Cloud Protection sebagai Solusi Keamanan E-Commerce

Perlindungan berbasis cloud merupakan seperangkat software antivirus, backup, maupun restore yang komprehensif dan lengkap. Software jenis ini bekerja dengan memindahkan beban dari komputer ke server cloud. Jadi, kinerja komputer tetap stabil meski harus mengoperasikan antivirus berkapasitas besar.

Pemantauan setiap saat dan real time menjadikan situs Anda lebih aman dari berbagai cyber crime ataupun virus. Selain itu, software proteksi cloud kerap menggunakan fitur dan layanan keamanan tambahan yang relevan dengan e-commerce.

Lalu, apa saja keunggulan proteksi berbasis cloud?

Proteksi berbasis cloud menggunakan kontrol terpusat yang terhubung koneksi internet. Dengan demikian, Anda dapat mengontrol kapan saja dari berbagai tempat. Di samping itu, proteksi cloud bisa dipasang pada perangkat desktop maupun seluler.

Keunggulan lainnya, proteksi cloud memberikan solusi endpoint yang dapat dilakukan dari jarak jauh. Jadi, pengguna tidak perlu mengunduh ulang software untuk bisa mencegah serangan malware ataupun virus menembus jaringan bisnis.

Perlindungan menyeluruh juga diterapkan untuk Email e-commerce. Misalnya, menghentikan serangan bertarget, spyware, spam, serta konten yang berdampak buruk pada bisnis Anda. Bahkan, proteksi berbasis cloud mampu melindungi alat kolaborasi online dari ancaman terselubung atau tidak diketahui.

Tak hanya bekerja pada alat kolaborasi, software proteksi cloud pun mampu memblokir perangkat asing. Proteksi bekerja melalui kontrol pusat, lalu menghapus perangkat yang dianggap mencurigakan. Kerennya, dengan sistem terpusat, software proteksi cloud diperbarui secara otomatis.

Dengan pembaruan tersebut, e-commerce selalu mendapatkan software proteksi yang mutakhir. Pemindaian pun dilakukan otomatis sehingga memudahkan tim IT dalam mengoperasikan software.

Pilihan Software Cloud Protection Terbaik untuk E-Commerce

Semakin maraknya kasus cyber crime mendorong pelaku digital untuk memilih perangkat cloud protection terbaik. Salah satu software yang bisa Anda pilih adalah AOne Cyber Protection. Software ini menghadirkan layanan backup, restore, antivirus, hingga perlindungan dari serangan siber.

Perlindungan mencakup penyimpanan data, solusi infrastruktur, serta mencegah malware masuk ke jaringan e-commerce. Selain itu, software all in one backup solution ini juga memastikan proteksi privasi data pelanggan bisnis Anda.

 

Demikian ulasan singkat mengenai cloud protection untuk mengantisipasi serangan siber pada e-commerce. Tunggu apa lagi? Dukung produktivitas bisnis Anda dengan memasang proteksi berbasis cloud terbaik.

Posted by / July 31, 2020
Posted in
news