Perbandingan AutoCAD dan ZWCAD, Keunggulan dan Kekurangannya

Perbandingan AutoCAD dan ZWCAD, Keunggulan dan Kekurangannya

Membahas tentang computer aided design (CAD) mungkin yang muncul di benak kebanyakan orang adalah AutoCAD. Bisa dikatakan produk dari Autodesk ini merupakan rajanya CAD. Namun ternyata perangkat lunak tersebut bukan satu-satunya alat untuk menggambar draft dengan komputer.

ZWCAD adalah salah satu perangkat lunak alternatif untuk menggantikan posisi AutoCAD. Produk keluaran ZWSOFT tersebut dapat menjadi pilihan untuk arsitek, engineer, dan desainer yang memerlukan peranti lunak CAD dengan harga lebih terjangkau.

Selain harga, AutoCAD dan ZWCAD mempunyai sedikit perbedaan dari segi fiturnya. Namun, AutoCAD dan ZWCAD mempunyai persamaan fungsi yang sering digunakan, seperti:

  1. Penggunaan Command Line
  2. Command Line bisa diganti sesuai keperluan.
  3. Keduanya dapat menggunakan bahasa pemrograman AutoLISP dan VBA.

Apa Saja Keunggulan dan Kekurangan Perangkat Lunak ZWCAD?

Kelebihan yang paling menonjol dari ZWCAD yaitu adanya menu File Compare yang tidak dimiliki oleh AutoCAD. Fitur ini berguna untuk membandingkan dua draf gambar yang terlihat serupa. ZWCAD mampu menampilkan dua draf dengan warna yang berbeda untuk mempermudah pembandingan.

Selanjutnya, ZWCAD memiliki fitur Batch Plot untuk fail PLT atau PRN. Fitur ini memungkinkan ZWCAD mengimpor dokumen berbentuk PLT atau PRN yang sudah dipotong. Dalam masa yang sama, dokumen juga dapat disimpan dalam bentuk fail TXT dan dapat digunakan kembali di lain waktu dengan cara mengimpornya.

ZWCAD juga memiliki fitur Tab Environment yang mendukung akses multi-dokumen. Setelah membuka dokumen, Anda akan menemukan corresponding tab yang mengindikasikan  dokumen  pada tab tersebut. Anda dapat berpindah ke gambar yang lain dengan menekan tab, kemudian menggesernya dan tekan klik kanan untuk menggunakan fungsi New, Open, Save, dan Find Target. Fitur ini mampu membuka 255 gambar dalam satu waktu sekaligus. AutoCAD juga dapat menyokong multi-dokumen tetapi tidak memiliki fitur Tab Environment. Untuk membuka beberapa dokumen, Anda harus mengakses menu dari Windows.

Sedangkan kekurangannya, ZWCAD tidak dapat membaca dynamic block seperti AutoCAD. Jika Anda membuat dynamic block dengan AutoCAD dan membukanya dengan ZWCAD, maka akan terbaca layaknya blok biasa. Selain itu, ZWCAD hanya dapat bekerja pada sistem operasi Windows dan tidak dapat dijalankan pada Mac IOS serta Ipad.

Kekurangan lain yang ada pada ZWCAD yaitu tidak adanya fitur-fitur canggih yang dimiliki AutoCAD seperti View Cube, Steering Wheels, dan Navigation Bar pada modeling 3D, Shade Plot, dan fitur impor – ekspor dokumen DGN. ZWCAD memiliki beberapa fitur serupa dengan AutoCAD  tetapi hanya sebagian di antaranya Table, Solid Modeling, Surface Modeling, Material, dan 3D Operation.

ZWCAD, Perangkat Lunak CAD yang Ringan dan Ramah Bagi Pemula

ZWCAD fokus pada platform berbasis 2D sehingga lebih menitikberatkan fungsi 2D dengan dilengkapi fitur dasar untuk 3D. Dari segi tampilan muka, ZWCAD lebih bersih dan sederhana. Kelebihan tampilan tersebut yaitu lebih mudah dioperasikan oleh pemula.

Fitur-fitur dasar yang sederhana juga membuat perangkat lunak ini mempunyai ukuran fail yang kecil, hanya sekitar 140 MB. Setelah dipasang ukuran maksimalnya tidak lebih dari 300 MB. Berbeda dengan AutoCAD yang besar dokumennya mencapai 4,5 GB.

Secara keseluruhan, ZWCAD memiliki 90% fungsi AutoCAD. Tentunya menggunakan perangkat lunak ini sangat menguntungkan karena dengan harga relatif murah, ukuran dokumen  yang kecil, dan tampilan ringkas namun berfungsi layaknya perangkat lunak yang jauh lebih mahal dan kompleks.