Cara Memanfaatkan Dashboard Power BI untuk Visualisasi Informasi

Cara Memanfaatkan Dashboard Power BI untuk Visualisasi Informasi

Dashboard merupakan salah satu jenis komponen Power BI untuk menampilkan data dan visualisasinya. Dasbor tersebut juga memudahkan rekan-rekan bisnis Anda dalam mengakses informasi yang dibagikan. Selain itu, dashboard mampu menggabungkan data on-premise dan cloud computing dalam satu halaman antarmuka.

Jenis-Jenis Dashboard pada Power BI

Dashboard Power BI terdiri dari lima jenis dengan fungsi berbeda. Apa saja?

Strategical

Dashboard ini dimanfaatkan untuk mendukung organisasi di level para pimpinan. Informasi yang diberikan berupa pencapaian tujuan atau kinerja seluruh bidang dalam organisasi. Hasil akhir dari penggunaan dashboard ini adalah pengambilan kebijakan.

Operational

Penggunaan dashboard operational memudahkan manajemen perusahaan dalam memantau aktivitas setiap bidang di organisasi. Bahkan, bisa dipakai sebagai alat kontrol harian. Karena itu, data yang ditampilkan bersifat detail dan kekinian.

Tactical

Tactical diterapkan sebagai pengukur hasil suatu proyek apakah mengalami peningkatan atau penurunan. Data yang ditampilkan tidak real time, tetapi mampu melacak situasi pasar secara akurat.

Analytical

Analytical dashboard berfungsi sebagai alat identifikasi data selama beberapa periode, kemudian mencari penyebabnya. Hasil analisis tersebut lantas dijadikan acuan dalam pengambilan keputusan tentang hal yang harus dilakukan di masa depan.

Ad-Hoc

Dashboard jenis ad-hoc bisa dimanfaatkan jika ada data yang harus dianalisis untuk kepentingan jangka pendek. Sifat informasinya hanya sementara, tetapi penting dan mendesak.

Bagaimana Memanfaatkan Dashboard Power BI untuk Pengambilan Keputusan?

Supaya bisa mengambil keputusan berdasarkan dashboard Power BI, berikut langkah-langkah yang harus dilakukan.

Lihat juga : Visualisasi Data untuk Pengambilan Keputusan

Mengolah Data

Pertama, Anda harus mengolah data dengan mengoperasikan fitur “Get Data” pada Power BI. Sumber yang dipilih bisa berupa file Excel, database, Azure, atau online services. Kemudian, lakukan analisis berupa pengecekan hubungan antartabel dan jumlah data.

Modeling

Proses analisis dilanjutkan dengan modeling, yaitu memaksimalkan data model untuk mendapatkan visualisasi terbaik. Beberapa hal yang harus diatur dalam tahapan ini, antara lain tanggal, waktu, dan mengeksplorasi data time-based.

Visualisasi

Setelah analisis dan modeling selesai, Anda bisa mengoperasikan fitur visualisasi. Pertama, buatlah grafik menggunakan “Clustered Column Chart”. Kemudian, transformasikan ke diagram lingkaran memakai “Pie Chart with Column”. Agar visualisasi semakin menarik, Anda bisa memoles grafik dan diagram tersebut dengan berbagai warna. Lalu, menggabungkan keduanya dalam satu tampilan. Terakhir, buatlah slicer, peta, tabel matrix, dan report page.

Pengambilan Keputusan

Pengambilan keputusan bisa dimulai setelah dashboard hasil visualiasi dibagikan kepada rekan-rekan Anda. Informasi itulah yang menjadi bahan pertimbangan untuk menentukan kebijakan terbaik. Dashboard Power BI menghadirkan tampilan profesional, mudah dipahami, dan akurat. Dengan begitu, berbagai kendala dan risiko dalam bisnis bisa diatasi. Jadi, tidak ada salahnya Anda segera mencoba fitur Power BI.

Tertarik untuk Menggunakan Microsoft Power BI?

Konsultasikan produk Power BI yang sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda.

 

Ikuti pelatihan Power BI dan dapatkan sertifikat resmi.

Posted by / August 31, 2018
Posted in
news