news Archives - Page 2 of 23 - Solusi.com

Mengapa Azure dapat Menjadi Managed Service Solution Anda

Anda ingin pindah untuk menggunakan cloud dan telah memutuskan bahwa Anda membutuhkan managed service provider untuk membantu Anda. Tiba-tiba, sebelum Anda memulainya, Anda mempunyai banyak keputusan yang harus ditentukan sebelumnya. Siapa yang menjadi managed service provider Anda, dan di mana Anda menempatkan solusi tersebut? Di blog ini, kami akan membahas tentang Microsoft Azure dan kelebihannya sebagai host managed service.

Infrastruktur dan Platform

Ketika banyak opsi lainnya hanya menyediakan infrastruktur atau platform, Azure dapat memberikan layanan IaaS dan PaaS. Ini menjadikan Azure sebagai opsi adaptif yang dapat memenuhi berbagai kebutuhan yang dibutuhkan tim TI Anda. Apakah Anda hanya membutuhkan seseorang untuk menghosting infrastruktur anda, atau apakah Anda juga memiliki developer yang bekerja untuk memberikan fitur baru yang dapat memanfaatkan platform? Azure memiliki keduanya untuk Anda.

Azure Dapat Memudahkan Pengembangan

Berfokus pada sisi pengembangan, Azure dapat mempermudah pengembangan dengan Anda. Bekerjasama dengan vendor cloud lain seperti Red Hat, proses pengembangan dapat disederhanakan. Selain itu, Azure memiliki fitur seperti infrastructure as code dan Azure DevOps yang membuat fitur spinning up menjadi lebih sederhana, sementara pengembangan Open Source di Azure terus berkembang.

Banyak Fitur yang Dimiliki Azure

Azure hadir dengan berbagai macam kapabilitas dan fitur yang mungkin berguna bagi Anda. Dari kemampuan data dan analitik terkemuka hingga fitur untuk keamanan, kepatuhan, dan tata kelola yang terkait dengan M365, Azure dapat memenuhi kebutuhan Anda melalui berbagai solusi yang dapat disediakan Microsoft di ketiga cloudnya jika Anda menggunakan managed service Azure.

Fitur Baru Akan Selalu Hadir

Tidak hanya menggunakan fitur yang sudah ada saja. Microsoft secara berkala merilis fitur baru untuk Azure dan ketiga cloud nya secara keseluruhan. Meskipun perkembangan baru ini mungkin tidak selalu sesuai untuk Anda, bekerja dengan satu mitra untuk menyediakan managed service menempatkan Anda pada posisi di mana Anda dapat memanfaatkan fitur baru ini sebagaimana mestinya di Azure.

Sebagai Cloud Solution Provider (CSP), kami dapat membantu Anda untuk fokus pada apa yang dibutuhkan saat menghosting solusi Anda di Azure. Kami memberikan solusi turnkey ISV, aplikasi kostum, dan lingkungan cloud yang terkelola sepenuhnya dengan dukungan 24/7 dan memantau secara aktif pada infrastruktur Azure. MSP kami hadir dalam tiga tingkatan, yang artinya kami dapat menyediakan tingkat dukungan sesuai dengan yang Anda butuhkan.

 

azure solutions

Posted by / November 26, 2021 / Posted in news

Pentingnya Modernisasi Aplikasi untuk Bisnis

Saat ini modernisasi aplikasi adalah area yang sedang fokus untuk di kembangkan oleh perusahaan, terutama setelah pandemi COVID-19.

Mengapa? Karena para pemimpin bisnis merasakan tekanan yang meningkat untuk melakukan inovasi. Tren digital, pekerjaan jarak jauh, dan ekspektasi pelanggan yang meningkat yang menjadi alasan kuat untuk melakukan digitalisasi. Tidak ada industri yang kebal terhadap dinamika ini. Bisnis harus berevolusi agar berhasil, itulah sebabnya begitu banyak organisasi memilih transformasi digital.

Ketika bisnis memodernisasi aplikasi, itu mendorong proses baru dan infrastruktur yang diperlukan yang mendukungnya. Strategi modernisasi aplikasi yang kuat dapat mengurangi sumber daya yang diperlukan untuk menjalankan aplikasi, meningkatkan efektifitas waktu dan keamanan. Pada akhirnya, modernisasi aplikasi memungkinkan organisasi untuk mempercepat inovasi dan memasuki pasar lebih cepat dengan memperbarui proses bisnis, mengurangi biaya pemeliharaan, dan membuat data lebih mudah diakses.

Metode modernisasi aplikasi yang paling umum meliputi:

  • Rehosting: rehosting melibatkan transfer server atau perangkat lunak dari lingkungan saat ini ke infrastruktur cloud publik. Untuk perusahaan yang baru memulai perjalanan modernisasi, rehosting adalah strategi standar. Opsi ini tidak memerlukan modifikasi pada kode, fitur, atau fungsi. Logika bisnis dipertahankan dan data dimigrasikan ke cloud.
  • Refactoring: Pendekatan modernisasi aplikasi ini memerlukan pengambilan aplikasi lama dan memperlengkapi kembali sebagian besar kode yang mendasarinya agar berjalan lebih baik di lingkungan baru. Biasanya cloud. Ini membantu mengurangi kesalahan teknis dan meningkatkan atribut nonfungsional.
  • Replatforming: Mirip dengan rehosting dan refactoring, replatforming memindahkan aplikasi yang sudah ada di cloud ke lingkungan cloud yang berbeda tanpa membuat perubahan besar pada aplikasi. Contoh replatforming termasuk memutakhirkan aplikasi agar berfungsi dengan database terkelola cloud-native, mengubah sistem operasi atau middleware yang akan digunakan, atau menyimpan aplikasi. Replatforming memungkinkan perusahaan untuk meningkatkan skalabilitas dan meningkatkan produktivitas pengembang.
  • Replacing: Ketika aplikasi tidak lagi diperlukan di lingkungan cloud, ada baiknya mempertimbangkan untuk menonaktifkannya. Alasan untuk mengganti aplikasi dinilai dari kemampuannya diduplikasi di tempat lain di lingkungan, atau lebih hemat biaya untuk menggantinya dengan aplikasi yang berbeda daripada melakukan migrasi data.

 

Ada beberapa teknologi mendasar untuk modernisasi aplikasi:

  • Cloud Computing: Teknologi cloud mendukung dan mendorong peningkatan jumlah perpindahan ke transformasi digital, dan tidak terkecuali modernisasi aplikasi. Tujuan utama saat ini untuk upaya migrasi aplikasi tidak diragukan lagi adalah cloud. Ini termasuk platform cloud publik, cloud pribadi, dan cloud hybrid.
  • Container: Wadah perangkat lunak dan platform manajemen container dengan cepat menjadi standar industri untuk pengiriman aplikasi modern yang strategis. Dengan perusahaan yang menerapkan berbagai infrastruktur di berbagai cloud dan lingkungan operasi, penting agar aplikasi tetap portabel dan dapat dijalankan secara efisien di berbagai t tempat.
  • Microservice: Microservice melibatkan pemisahan berbagai komponen aplikasi menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan terpisah yang dapat digunakan, diperbarui, dan dioperasikan secara independen.
  • Automation : Pengembangan perangkat lunak mengacu pada otomatisasi terhadap operasional yang terkait dengan wadah, termasuk penyebaran, pengskalaan, dan jaringan.

Saat menyusun strategi upaya modernisasi aplikasi Anda, ingatlah penggunaan tren berikut:

  • Multi-cloud Environment: Multi-cloud mengacu pada penggunaan lebih dari satu penyedia layanan cloud publik untuk penyimpanan data virtual atau sumber daya komputasi, dengan atau tanpa cloud pribadi dan infrastruktur lokal yang ada. Menurut Gartner, strategi multi-cloud sekarang menjadi masalah kapan dan jika banyak organisasi memiliki 70% portofolio cloud mereka dengan satu penyedia dan mendiversifikasi 30% portofolio lainnya
  • Hybrid-cloudEnvironment : Hybrid-cloud melibatkan penggunaan cloud publik bersama dengan cloud pribadi dan infrastruktur lokal. Menurut Forrester, dengan data yang sudah disimpan di pusat data lokal, 77% pengambil keputusan infrastruktur global perusahaan yang merencanakan, mengimplementasikan, atau meningkatkan cloud.
  • Containers and Orchestration : cara populer untuk mengemas, menerapkan, dan mengelola aplikasi dan beban kerja. Meskipun Anda dapat menyimpan aplikasi lama, wadah dipandang sebagai kesesuaian yang optimal untuk pendekatan pengembangan dan operasi yang lebih terpisah (yaitu layanan mikro).

Bagaimana kami dapat membantu dengan modernisasi aplikasi?

Salah satu cara kami mencapai ini adalah melalui solusi kami yang mengintegrasikan infrastruktur Microsoft Azure. Solusi inI memberi Anda keandalan dan elastisitas Azure sehingga organisasi Anda dapat memperoleh manfaat dari modernisasi aplikasi, waktu yang lebih cepat, kelincahan, pengurangan biaya, dan otomatisasi penuh.

Menentukan aplikasi dan beban kerja mana yang akan dimigrasikan dan bagaimana melakukannya dapat menjadi suatu tantangan, dan itulah sebabnya bekerja dengan mitra yang berpengalaman, kami akan memastikan proses modernisasi aplikasi Anda berhasil.

 

azure solutions

Posted by / November 24, 2021 / Posted in news

Artificial Intelligence untuk Dukung Cybersecurity yang Lebih Cerdas

Serangan lewat internet atau cyberattack merupakan masalah yang tidak hanya dialami oleh pengguna internet personal. Dalam skala besar seperti perusahaan, cybersecurity menjadi tantangan tersendiri yang harus terus diperbarui untuk mencegah kebocoran data. Semakin maraknya peretasan menjadikan cybersecurity tidak lagi bisa dihadapi oleh skala manusia. Artificial intelligence atau AI adalah jawabannya.

AI dan machine learning (pembelajaran mesin) telah menjadi teknologi yang penting dalam mendukung keamanan informasi. Ini karena kemampuannya dalam menganalisis jutaan peristiwa dan mengidentifikasi berbagai ancaman. Mulai dari malware hingga mengidentifikasi perilaku berisiko yang mengarah pada phising dan pengunduhan kode berbahaya.

Mengaplikasikan AI pada Cybersecurity

Artificial intelligence telah terbukti dapat menyelesaikan berbagai masalah yang sulit dan keamanan siber adalah salah satunya. Dengan serangan dunia maya yang semakin marak, machine learning dan AI dapat mengotomatiskan deteksi ancaman dan merespons dengan lebih efisien dibanding dengan pendekatan berbasis perangkat lunak.

Di saat yang sama, cybersecurity menghadapi berbagai tantangan seperti permukaan serangan yang luas, perangkat yang jumlahnya bisa ratusan (terutama untuk skala bisnis) hingga jumlah vektor serangan yang semakin beragam. Di samping itu, jumlah profesional keamanan yang terampil juga terbatas sementara massa data yang harus diurus jumlahnya sudah melampaui skala yang mampu dihadapi oleh tenaga manusia.

Mengapa AI dan machine learning dianggap sebagai dukungan terhadap cybersecurity yang lebih cerdas? Tidak seperti sistem perangkat lunak yang harus diperbarui secara berkala, AI memiliki kemampuan untuk belajar mandiri. Teknologi ini ada untuk melatih sistem pembelajaran mandiri untuk mengumpulkan data secara terus menerus dari sistem informasi di perusahaan Anda.

Dari pengumpulan ini, data kemudian dianalisis dan digunakan untuk melakukan korelasi pola pada jutaan hingga miliaran sinyal yang relevan. Dengan begitu, serangan-serangan dengan pola serupa bisa dicegah.

Kategori Cybersecurity yang Siap Ditangani Oleh AI

Dari hasil belajar mandiri ini, tenaga manusia akan dibantu untuk mengatasi berbagai kategori keamanan siber antara lain:
1. Inventaris Aset IT. Memperoleh inventaris yang lengkap dan akurat dari semua perangkat, pengguna dan aplikasi dengan akses apa pun yang terhubung ke sistem IT. Dapatkan keuntungan dari keamanan canggih yang dihadirkan di pusat data Azure secara global. Andalkan cloud yang dibuat dengan perangkat keras yang disesuaikan, memiliki kontrol keamanan yang terintegrasi ke dalam komponen perangkat keras dan firmware, dan perlindungan tambahan terhadap ancaman seperti DDoS.

2. Eksposur terhadap Ancaman. Seperti teknologi, peretas juga mengikuti tren. Apa yang menjadi tren di kalangan hackers juga berkembang secara dinamis. Menggunakan AI & Machine Learning, analitik perilaku, dan kecerdasan berbasis aplikasi, ilmuwan data Microsoft menganalisis banjir data di Microsoft Intelligent Security Graph. Wawasan yang dihasilkan menginformasikan layanan di Azure dan membantu Anda mendeteksi ancaman lebih cepat.

3. Kontrol Efektivitas. Memahami kinerja dari alat dan proses keamanan yang Anda gunakan adalah hal yang penting. Tujuannya agar Anda memiliki benteng keamanan yang kuat dan sesuai. Azure Machine Learning menggunakan Azure AD sebagai identitas default dan layanan manajemen akses. Standarisasi Azure AD untuk mengatur identitas organisasi Anda dan manajemen akses.

4. Prediksi Risiko Pelanggaran. Dengan memperhitungkan inventaris aset IT, eksposur ancaman dan efektivitas kontrol, sistem berbasis AI bisa memprediksi bagaimana dan di mana kemungkinan akan terjadi pelanggaran. Dengan begitu, Anda bisa merencanakan alokasi sumber daya dan alat untuk mengatasi area yang lemah itu. Gunakan Kebijakan Azure untuk mengaudit dan membatasi layanan mana yang dapat disediakan oleh pengguna di lingkungan Anda. Gunakan Grafik Sumber Daya Azure untuk membuat kueri dan menemukan sumber daya dalam langganan. Anda juga dapat menggunakan Azure Monitor untuk membuat aturan guna memicu peringatan saat mereka mendeteksi layanan yang tidak disetujui.

5. Respons Insiden. Sistem yang didukung oleh AI mampu memberikan konteks yang lebih baik dalam menentukan prioritas dan respons terhadap peringatan keamanan. Selanjutnya, sistem juga akan memberikan respons cepat terhadap insiden yang terjadi, mencari tahu akar masalah dan mengurangi kerentanan serta menghindari masalah yang sama muncul di masa mendatang. Lindungi informasi organisasi, serta reputasinya, dengan mengembangkan dan menerapkan infrastruktur respons insiden (misalnya, rencana, peran yang ditentukan, pelatihan, komunikasi, pengawasan manajemen) untuk menemukan serangan dengan cepat dan kemudian secara efektif mengatasi kerusakan, menghapus kehadiran penyerang , dan memulihkan integritas jaringan dan sistem.

Artificial intelligence dilatih dengan mengonsumsi miliaran data dari sumber terstruktur dan tidak terstruktur. Melalui pembelajaran mesin dan teknik pembelajaran mendalam, AI bisa meningkatkan pengetahuannya terus menerus. Dengan pengetahuannya ini, AI bisa memahami ancaman dan risiko terhadap keamanan siber untuk menciptakan ekosistem cybersecurity yang lebih cerdas.

Kurangi biaya dan kerumitan dengan fondasi cloud yang sangat aman yang dikelola oleh Microsoft. Gunakan kontrol keamanan bawaan berlapis-lapis dan intelijen ancaman unik dari Azure untuk membantu mengidentifikasi dan melindungi dari ancaman yang berkembang pesat.

azure solutions

Posted by / November 22, 2021 / Posted in news

Microsoft Mengakhiri Program Open License. Apa Pengaruhnya Bagi UMKM?

Pada akhir September, Microsoft mengumumkan bahwa mereka mengakhiri program Open License pada 31 Desember 2021. Dibuat lebih dari 20 tahun yang lalu, program Open License Microsoft dirancang untuk memberikan peluang bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk membeli beberapa lisensi perangkat lunak dengan harga volume.

Keputusan untuk menghentikan program Open License adalah bagian dari perubahan yang lebih luas dalam penjualan lisensi di Microsoft yang mereka sebut “Pengalaman Pelanggan yang Disempurnakan” Mulai 1 Januari 2022, pelanggan komersial tidak dapat lagi membeli lisensi melalui program lama.

Lisensi saat ini akan terus beroperasi secara normal, tetapi semua pembelian baru setelah berakhirnya program Open License akan berpindah ke model distribusi dan penjualan baru.

Pindah ke Penyedia Solusi Cloud

Untuk menyederhanakan opsi lisensinya, Microsoft mengarahkan UMKM untuk bermitra dengan Cloud Solution Provider (CSP) untuk pembelian pada tahun 2022 dan seterusnya. Ke depannya, mitra CSP, yang mencakup lebih dari 90.000 perusahaan yang berpartisipasi, akan memberdayakan pasar untuk lisensi bayar sekali, non-langganan, tidak kedaluwarsa, dan abadi.

Perubahan ini hanya berlaku untuk pelanggan komersial. Microsoft telah mengatakan bahwa pelanggan pemerintah, nirlaba, dan akademis saat ini tidak terpengaruh, tetapi rencana baru yang mencakup mereka akan datang.

UMKM akan menuai beberapa manfaat dari perubahan:
• Manajemen lisensi yang disederhanakan
• Akses yang lebih besar ke pelatihan dan bantuan penerapan
• Peningkatan fleksibilitas dan opsi mitra
• Biaya yang lebih dapat diprediksi

Perlu dicatat bahwa meskipun UMKM tidak akan dapat memperbarui perjanjian Open License setelah tahun 2022, setiap pembeli perjanjian Software Assurance saat ini akan terus memiliki akses ke manfaatnya hingga jangka waktu perjanjian berakhir, bahkan jika tanggal tersebut terjadi setelah pengakhiran perjanjian program Open License.

Perusahaan yang membeli token layanan online melalui program Open License masih dapat menetapkan dan menggunakannya setelah program berakhir pada tahun 2022 — kecuali jika token dibeli lebih dari lima tahun yang lalu. Setelah program Open License berhenti, langganan layanan online baru akan tetap tersedia dalam program Open Value atau dapat diperoleh melalui Cloud Solution Provider.

Bagaimana Seharusnya UMKM Mempersiapkannya?

Untuk bersiap menghadapi perubahan pada tahun 2022, UMKM harus mulai menghubungi mitra teknologi mereka saat ini untuk mendiskusikan opsi mereka. Beberapa distributor sudah memiliki akses ke kerangka kerja baru.

Pastikan Anda berhubungan dengan perusahaan yang telah menandatangani Microsoft Partner Agreement terbaru (yang menggantikan Microsoft Cloud Reseller Agreement dan Microsoft Cloud Distributor Agreement). Perjanjian baru ini membantu Microsoft memastikan semua mitranya melindungi privasi data pelanggan, menerapkan praktik terbaik keamanan terbaru, dan tetap mematuhinya.

PT Sarana Solusindo Informatika adalah Cloud Solution Provider resmi. Hubungi kami sekarang untuk informasi lebih lanjut tentang perubahan pada program lisensi Microsoft.

Dapatkan diskon spesial untuk pembelian new license Microsoft 365 dan untuk migrasi dari Open License Program

Posted by / November 19, 2021 / Posted in news

Bagaimana Artificial Intelligence Mengubah Lanskap Remote Work?

Remote working atau kerja jarak jauh semakin populer selama beberapa tahun terakhir. Sejak awal dekade ini dimulai, industri ini tumbuh sebesar 400%. Pandemi yang memaksa banyak kantor untuk tutup memberikan popularitas yang semakin besar pada remote working. Platform kerja FlexJobs mengonfirmasi peningkatan yang signifikan dalam posisi jarak jauh mulai dari profesional TI dan pemrogram hingga pelatih bisnis dan penyedia layanan pelanggan.

Adopsi Artificial Intelligence dan Machine Learning melihat pertumbuhan eksponensial untuk membawa perubahan yang diperlukan untuk mengikuti pergeseran ke kerja jarak jauh. Teknologi AI dan ML menemukan jalan mereka ke dalam segala hal mulai dari sistem diagnostik medis canggih hingga sistem komputasi kuantum, dan dari asisten virtual hingga rumah pintar.

Di saat yang sama, Microsoft Azure memberdayakan organisasi untuk mengatasi tantangan ini saat menerapkan dan menggunakan Artificial Intelligence & Machine Learning. Ini memberikan layanan yang komprehensif, sederhana, kuat, dan bertanggung jawab yang memungkinkan mitra membangun aplikasi berbasis data yang berdampak dengan cepat dan aman menggunakan konfigurasi bawaan.

Secara khusus, apakah ada dampak artificial intelligence bagi perusahaan yang menerapkan sistem remote working atau bagi para pekerja remote itu sendiri?

Manfaat Artificial Intelligence untuk Manajemen Remote Working

Ketika memutuskan menerapkan sistem kerja jarak jauh, banyak perusahaan yang mencemaskan kemampuan mereka dalam memantau produktivitas, kualitas pekerjaan dan performa keseluruhan dari karyawan yang bekerja di rumah. Di sinilah AI dan machine learning mengambil peran. Supervisor dapat memantau performa kerja dengan sistem yang memanfaatkan pembelajaran mesin.

Sistem paling canggih yang digunakan adalah berupa alat seperti survei. Tools ini dapat menerima dan memberikan tinjauan kinerja berkala yang tidak bias serta memberikan laporan yang akurat terkait karyawan. Laporan akan menyoroti kelebihan karyawan, area peningkatan performa sekaligus melakukan penilaian apakah kerja jarak jauh yang dilakukan efektif berdasarkan kasus per kasus. Ini adalah sesuatu yang sangat sulit ditiru dengan analisis yang dilakukan oleh manusia. Terutama untuk perusahaan yang punya banyak karyawan yang bekerja dari lokasi terpencil.

Manfaat Artificial Intelligence untuk Para Pekerja Remote

Selain karyawan-karyawan yang diminta melakukan tugas dari rumah karena pandemi, pekerja remote juga termasuk mereka yang memang bekerja dari rumah. Para pekerja lepas adalah salah satu contohnya. Lantas, bagaimana peran artificial intelligence bagi para remote workers seperti ini?

1. Mengotomatiskan Berbagai Pekerjaan
Sama seperti pekerja profesional lain, pekerja jarak jauh juga memiliki banyak tugas seperti menjadwalkan panggilan ke klien, mengirim email sampai berbagi file. Semua tugas ini bisa dijalankan lebih mudah dengan menggunakan tools berteknologi artificial intelligence.

Di era kerja jarak jauh dan hibrid ini, organisasi harus memilih teknologi yang memberikan akses kapan saja, di mana saja dari perangkat apa pun untuk mengakses informasi bisnis. Adopsi layanan Azure ML dapat membantu organisasi menyederhanakan kerja jarak jauh, mempromosikan pengaturan kerja yang fleksibel, dan memungkinkan karyawan mengakses data dan laporan bisnis dari jarak jauh. Solusi yang dibuat dengan Azure ML dapat memberikan tampilan interaktif data bisnis penting kepada pemangku kepentingan, di perangkat apa pun dan di mana pun lokasinya, melalui visualisasi data yang menawan.

2. Meningkatkan Kualitas Diskusi Online
Lebih dari 90% cara kita berkomunikasi tergantung pada isyarat non-verbal. Sebut saja ekspresi wajah, intonasi bicara, bahasa tubuh sampai cara mata kita memandang. Bagi pekerja jarak jauh yang hanya mengandalkan perpesanan online, salah paham adalah masalah lain yang kerap terjadi. Meskipun ada emoji dan berbagai fitur multimedia lain yang mencoba memberikan pemahaman yang lebih dalam tulisan, namun banyak yang tidak bisa dengan mudah diterjemahkan begitu saja.

Perkembangan artificial intelligence dalam lingkup bisnis masih menyediakan banyak ruang untuk berkembang. Beberapa contoh di atas hanya segelintir permulaan yang bisa kita saksikan. Semoga informasi ini bisa membantu Anda menciptakan ruang kerja remote yang lebih efisien.

Modernkan proses bisnis Anda lebih cepat dengan Layanan AI Terapan Azure. Layanan AI Terapan menyatukan Layanan Kognitif Azure, AI khusus tugas, dan logika bisnis untuk menawarkan kepada Anda layanan AI turnkey untuk proses bisnis umum.

azure solutions

Posted by / November 17, 2021 / Posted in news

4 Hal yang Bisa Dilakukan AI untuk Dukung Sistem Cloud Computing

Artificial intelligence dan cloud computing telah dikombinasikan untuk memudahkan hidup jutaan orang. Microsoft Azure memadukan AI, machine learning dan cloud computing untuk para penggunanya. Dengan Microsoft Azure, Anda mendapatkan sejumlah layanan yang dapat membantu Anda membangun sistem serupa yang menggunakan machine learning dan AI. Mereka semua terdaftar di bawah kategori artificial intelligence Azure.

Di dalam skala yang lebih besar, perpaduan teknologi artificial intelligence dengan cloud computing membuat berbagai tugas perusahaan menjadi lebih efisien dan strategis. Cloud computing menawarkan lebih banyak fleksibilitas, kelincahan dan penghematan biaya dengan menghosting data dan aplikasi di cloud.

Di dalam skala yang lebih besar, perpaduan teknologi artificial intelligence dengan cloud computing membuat berbagai tugas perusahaan menjadi lebih efisien dan strategis. Cloud computing menawarkan lebih banyak fleksibilitas, kelincahan dan penghematan biaya dengan menghosting data dan aplikasi di cloud.

Kemampuan kecerdasan buatan yang dibantu dengan cloud computing akan membantu perusahaan mengelola data, mencari pola dan wawasan dalam informasi. Selanjutnya, ini bisa digunakan untuk meningkatkan pengalaman pelanggan dan mengoptimalkan alur kerja. Beberapa dukungan yang bisa diberikan oleh AI untuk meningkatkan kinerja cloud computing antara lain adalah:

1. AI untuk Memberdayakan Sistem Cloud dengan Pengelolaan Otomatis

Kecerdasan buatan ditanamkan ke dalam infrastruktur TI untuk membantu merampingkan beban kerja dan mengotomatiskan tugas yang berulang. Beberapa pakar telah memperkirakan bahwa saat AI menjadi lebih canggih, instance cloud privat dan publik akan mengandalkan tools AI ini untuk memantau, mengelola, dan bahkan memulihkan diri sendiri ketika ada masalah. Ketika berbagai tugas berhasil diotomatiskan, tim IT hanya tinggal fokus pada aktivitas strategis bernilai lebih tinggi.

2. Peningkatan Kualitas Manajemen Data

Pada tingkatan cloud, artificial intelligence mampu meningkatkan kinerja dalam pengelolaan data. Banyaknya repositori yang dihasilkan dan dikumpulkan oleh sebuah bisnis membuat proses identifikasi dan pengelolaannya memakan waktu yang tidak sedikit. Solusi cloud computing sudah menggunakan tools berbasis AI untuk membantu dalam proses data. Di sektor perbankan misalnya, bahkan perusahaan keuangan yang kecil sekalipun harus mampu memantau ribuan transaksi per hari.

Tools berbasis AI dapat membantu merampingkan proses input, pembaruan dan pengelolaan data sehingga lembaga keuangan lebih muda menawarkan data secara real-time dan akurat kepada klien. Proses yang sama juga bisa membantu mengidentifikasi adanya aktivitas penipuan dan area berisiko lainnya. Hal ini secara umum akan memberikan dampak yang besar pada bidang-bidang seperti pemasaran, layanan pelanggan hingga manajemen data rantai pasokan.

3. Menyelesaikan Lebih Banyak Tugas Lewat Integrasi AI-SaaS

Tools berbasis kecerdasan buatan juga diluncurkan sebagai bagian dari platform Software-as-a-Service (SaaS) untuk memberikan nilai lebih. Semakin banyak penyedia SaaS yang mengintegrasikan teknologi AI ke dalam rangkaian perangkat lunak mereka untuk menawarkan fungsionalitas dan nilai yang lebih besar kepada end user.

Salah satu contoh yang paling populer adalah platform manajemen hubungan pelanggan Salesforce dan tool Einstein AI-nya. Einstein membantu mengubah data menjadi wawasan yang bisa dimanfaatkan oleh bisnis untuk meningkatkan strategi penjualan serta menaikkan engagement dengan pelanggan. Tool ini juga bisa membantu mencari tahu pola interaksi yang disukai pelanggan. Dengan memilih metode yang paling sesuai, peluang konversi juga akan semakin besar.

4. Memanfaatkan Layanan Cloud yang Dinamis

Artificial intelligence sebagai sebuah layanan juga memperbarui cara bisnis bekerja. Salah satu contohnya adalah modul harga ritel berbasis cloud yang memudahkan brand untuk menjual produk mereka. Modul ini memiliki penetapan harga yang secara otomatis bisa menyesuaikan diri tergantung beberapa faktor seperti permintaan, penjualan pesaing hingga tren pasar.

Modul yang didukung oleh AI seperti ini akan membantu perusahaan memastikan harga yang mereka pasang memang optimal. Ini bukan hanya tentang memanfaatkan data saja tapi juga melakukan analisis dan mengimplementasikannya tanpa harus menggunakan campur tangan manusia.

Artificial intelligence dan sistem komputasi awan sudah mengubah cara kerja bisnis di setiap level. Meskipun beberapa contoh di atas sudah kita temukan, tapi potensinya yang besar masih patut dinantikan pada tahun-tahun mendatang.

Modernkan proses bisnis Anda lebih cepat dengan Layanan AI Terapan Azure. Layanan AI Terapan menyatukan Layanan Kognitif Azure, AI khusus tugas, dan logika bisnis untuk menawarkan kepada Anda layanan AI turnkey untuk proses bisnis umum.

azure solutions

Posted by / November 15, 2021 / Posted in news

Data Center dan Cloud Storage: Apa Perbedaannya?

Dalam dunia teknologi informasi, istilah data center dan cloud storage bukanlah hal asing. Keduanya bahkan kerap digunakan secara bergantian untuk merujuk pada sistem penyimpanan data berskala besar yang menggunakan prinsip-prinsip teknologi.

Keterkaitan antara pusat data dan penyimpanan berbasis cloud memunculkan banyak pertanyaan bagi sebagian orang. Apakah cloud storage hanyalah istilah lain dari data center? Apakah keduanya bekerja secara bersamaan? Apakah ada hal yang membedakan kedua istilah ini? Berikut adalah penjelasannya.

Apa itu data center dan cloud storage?

Sebelum membahas lebih jauh tentang perbedaannya, Anda perlu memahami dulu definisi dari data center dan cloud storage. Data center atau pusat data adalah sebuah fasilitas yang dibentuk dan dikembangkan oleh suatu perusahaan untuk menangani seluruh proses penyimpanan data. Fasilitas ini melibatkan beberapa aspek, termasuk aspek teknologi, infrastruktur, dan ahli IT sebagai pihak yang bertanggung jawab menjalankannya.

Sementara itu, cloud storage atau penyimpanan awan adalah media penyimpanan data yang tidak terlihat karena tidak dikembangkan langsung oleh perusahaan tersebut. Cloud storage disediakan oleh penyedia layanan tertentu, seperti Azure Storage dan hanya dapat diakses secara daring.

Adakah perbedaan di antara keduanya?

Merujuk pada pengertiannya, sudah jelas bahwa data center dan cloud storage adalah dua hal yang berbeda—meskipun keduanya saling berhubungan dan sama-sama digunakan sebagai portal penyimpanan data.

Jika dipaparkan lebih lanjut, terdapat sejumlah faktor utama yang membedakan kedua jenis sistem penyimpanan tersebut.

1. Wujud
Data center merupakan portal penyimpanan yang wujud fasilitasnya bisa terlihat secara nyata, sedangkan cloud storage adalah layanan virtual yang hanya tersedia dalam ranah maya. Dengan Azure, Anda bisa mengakses dan memanage data Anda di cloud seperti upload, download, manage Azure files, queues, dan tabel.

2. Kapasitas Penyimpanan
Kapasitas penyimpanan pada pusat data internal kerap dibatasi karena harus melalui prosedur tertentu. Sementara itu, cloud storage menawarkan kapasitas tak terbatas untuk menyimpan data maupun informasi penting milik perusahaan. Setiap langganan Azure dapat memiliki hingga 200 akun penyimpanan, masing-masing dengan ruang hingga 500 TB (kira-kira 550 TB). Tidak ada batasan jumlah file yang dapat Anda masukkan ke dalam akun penyimpanan cloud.

3. Pengelolaan
Pusat data dikelola oleh tim profesional yang terdiri dari ahli IT atau staf terlatih, sedangkan cloud storage dapat dikelola secara langsung oleh seluruh pegawai. Cukup konfigurasikan storage permission dan hak akses beserta rule-nya.

4. Akses
Untuk bisa mengakses pusat data internal, Anda harus melakukan sejumlah langkah verifikasi terstruktur demi mengoptimalkan keamanan data. Sebaliknya, proses verifikasi akses cloud storage lebih fleksibel serta dapat dilakukan oleh siapa saja dengan menggunakan beragam media. Di Azure, akses data Anda dengan aman menggunakan Azure AD dan izin daftar kontrol akses (ACL) yang disesuaikan.

Faktor-faktor di atas menjawab pertanyaan tentang apa yang membedakan data center dan cloud storage. Namun, kini muncul pertanyaan lain: manakah yang lebih baik?

Jawaban dari pertanyaan tersebut bisa saja beragam karena disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing perusahaan. Data center bisa dianggap solusi paling efektif oleh perusahaan besar yang memang memiliki kapasitas dan sumber daya cukup untuk mengembangkan pusat data sendiri.

Namun, bagi perusahaan yang memiliki ruang, aset, maupun sumber daya terbatas, cloud storage adalah alternatif terbaik. Meski tidak disimpan dalam pusat data fisik yang dikembangkan secara internal, data-data penting perusahaan tetap akan terlindungi, bahkan dipulihkan dengan baik ketika terjadi bencana atau kerusakan.

azure solutions

Posted by / November 12, 2021 / Posted in news

Manfaat Azure Storage Untuk Kepentingan Data Bisnis

Secara sederhana, cloud storage adalah media penyimpanan data yang bisa diakses secara online menggunakan jaringan internet. Platform Azure Storage adalah solusi penyimpanan cloud Microsoft untuk skenario penyimpanan data modern. Layanan penyimpanan inti menawarkan penyimpanan objek yang dapat diskalakan secara besar-besaran untuk objek data, penyimpanan disk untuk komputer virtual Azure (VM) yang andal. Selain mudah diakses dari mana saja, Azure Storage juga dapat menjamin perlindungan data secara maksimal. Namun, hal ini sangat ditentukan oleh kualitas media penyimpanan yang digunakan. Dengan cloud security yang optimal, keamanan data pasti terjamin.

Nah, supaya lebih paham, simak terlebih dahulu beberapa manfaat cloud storage, khususnya bagi bisnis online, berikut ini.

1. Alat berbagi informasi

Jika perusahaan memiliki banyak cabang di berbagai daerah, lalu lintas data perlu menjadi perhatian utama. Salah satu cara yang paling praktis adalah memanfaatkan Azure Storage. Tiap cabang diizinkan mendapatkan akses sesuai porsinya. Pelaku bisnis menengah ke bawah juga bisa menggunakan layanan ini untuk berbagi informasi produk reseller dengan mudah.

2. Mudah menyimpan data

Sejauh apa kepedulian perusahaan terhadap arsip data yang dimiliki? Data merupakan napas sebuah bisnis sehingga keamanannya sangat perlu dijaga. Data perusahaan yang bersifat rahasia tidak boleh diketahui atau bocor kepada pihak lain. Hal ini berkaitan erat dengan sarana penyimpanan data yang tersedia. Salah satu solusi penyimpanan data yang didukung oleh Microsoft adalah Azure Storage. Dengan layanan ini, urusan penyimpanan data tidak lagi sekadar menonjolkan faktor kepraktisan, tetapi juga keamanan.

3. Membuka peluang kolaborasi

Melalui ketersediaan akses pada Azure Storage perusahaan, para karyawan bisa berkolaborasi secara mudah dengan rekannya melalui Microsoft Teams, SharePoint, dan Power Platform. Tak ayal, hal ini dapat meningkatkan produktivitas sekaligus memudahkan terciptanya ide atau terobosan baru. Pekerjaan pun lebih efektif karena semua informasi dapat diakses secara online.

4. Memiliki data cadangan

Apakah Anda pernah mengalami kehilangan data dari harddisk atau hardware penyimpanan lainnya? Kerugiannya pasti besar, apalagi jika data yang hilang sangat penting dan tidak bisa didapatkan lagi dengan mudah. Nah, melalui sistem penyimpanan online berbasis cloud, insiden tersebut dapat dihindari. Layanan dari Azure juga menawarkan fasilitas berupa backup otomatis.

5. Memudahkan evaluasi bisnis

Wajar jika Anda tidak ingat lagi transaksi bisnis yang pernah terjadi pada waktu sebelumnya. Padahal, data transaksi yang telah lewat pun sangat berharga bagi kepentingan evaluasi bisnis. Dengan Azure Storage, Anda bisa menggali informasi tersebut secara mudah. Evaluasi bisnis pun bisa dilakukan secara lancar dan optimal.

Nah, inilah beberapa manfaat cloud storage bagi data bisnis secara khusus dan bagi perusahaan secara umum. Sangat penting, bukan?

azure solutions

Posted by / November 8, 2021 / Posted in news

VMWare Horizon Cloud Services Kini Hadir di Microsoft Azure

Sebagai infrastruktur awan dari Microsoft, Azure memberikan banyak kolaborasi yang bisa dimanfaatkan oleh pengguna sesuai dengan kebutuhan. Dari beberapa mesin virtual yang ditawarkan, salah satunya adalah VMWare Horizon Cloud Services.

Arsitektur Multi-Cloud dengan Horizon Cloud Services

Sederhananya, Horizon Cloud Service menyediakan perangkat virtual yang bisa Anda letakkan sesuai kebutuhan: di dalam awan VMWare, awan masing-masing perangkat, atau keduanya. Jadi, arsitektur virtual dibuat dengan skala kecil untuk kebutuhan jaringan perusahaan Anda.

Skala yang bisa disesuaikan dibarengi dengan model lisensi yang lebih fleksibel sehingga perusahaan bisa memilih kapan harus pindah ke perangkat virtual yang lebih besar.

Kelebihan Menggunakan Gabungan Horizon Cloud dan Microsoft Azure

Jika kita bicara bisnis, tentu penghematan harga menjadi salah satu pertimbangan penting selain peningkatan produktivitas pekerjaan. Dengan menggunakan infrastruktur virtual yang tepat, Anda bisa mengurangi biaya pemeliharaan IT dan pembelian lisensi untuk setiap aplikasi.

Salah satu kelebihan yang ditawarkan oleh Horizon Cloud di Microsoft Azure adalah biaya yang bisa ditekan hingga pemakaian bulanan. Jadi, Anda tidak perlu membeli lisensi satu tahun penuh terutama jika Anda hanya membutuhkan VMWare Horizon Cloud untuk proyek tertentu.

Dengan membuat koneksi antara keduanya, Anda bahkan bisa melakukan perjalanan dinas tanpa harus membawa banyak data karena semuanya tersimpan secara virtual dan bisa diakses dari mana saja.

Ke depannya, kolaborasi antara keduanya akan mengembangkan fitur Windows Virtual Desktop untuk menambah kemampuan pekerja untuk multitask. Ini berarti, pengguna Windows tidak lama lagi bisa merasakan manfaat Horizon Cloud sebagai fitur tambahan di sistem operasi bawaan Windows.

Mengurangi Beban Kerja Tenaga IT

Tenaga IT di perusahaan Anda akan mendapatkan lebih banyak keuntungan dari Horizon Cloud karena perangkat ini bisa digunakan seperti layaknya Software as a Service atau SaaS. Konfigurasi desktop dapat diatur dari pusat administrator—begitu juga dengan pengaturan aplikasi dan izin perangkat. Gabungan Horizon Cloud dan Microsoft Azure memberikan para penggunanya pengalaman perangkat virtual yang fleksibel dan hemat waktu.

Bagi perusahaan dengan kebutuhan perangkat virtual yang fluktuatif, Horizon Cloud di Microsoft Azure adalah pilihan yang tepat. Selain itu, Anda juga bisa membeli lisensi untuk satu bulan sambil melihat apakah sistem Horizon Cloud cocok dengan model perangkat virtual yang Anda butuhkan.

 

azure solutions

Posted by / November 5, 2021 / Posted in news

Tips Menggunakan Citrix Apps dan Cloud di Microsoft Azure

Citrix merupakan salah satu mesin virtual yang bisa diaplikasikan dalam Microsoft Azure. Infrastruktur virtual yang dirancang Citrix bahkan bisa menambah efisiensi dan mengurangi biaya pemeliharaan IT bagi perusahaan Anda.

Berikut adalah beberapa hal yang bisa Anda lakukan dengan menggunakan Citrix di dalam Microsft Azure:

  • Membuka aplikasi yang tidak kompatibel dengan perangkat pengguna
  • Melakukan Penyimpanan data yang fleksibel melalui Citrix Content Collaboration di Microsoft Azure
  • Mendistribusikan pekerjaan melalui Citrix Virtual Apps di Microsoft Azure
  • Memanfaatkan infrastruktur virtual atau VDI lengkap dengan Citrix Cloud
  • Mengirimkan aplikasi secara aman melalui Citrix Virtual Apps Essential
  • Memudahkan perpindahan Windows 10

Nah, jika Anda baru saja menggunakan Citrix, tips di bawah ini akan berguna untuk Anda.

1. Gunakan Citrix Receiver

Dengan menggunakan Citrix Reciever, Anda bisa mengakses data dan aplikasi yang sudah ditempatkan di Citrix Apps atau XenApps dengan lebih mudah. Misalnya saja, Anda mau membuka file dengan format tertentu yang hanya bisa dibuka melalui komputer. Jika Anda memiliki Citrix Receiver di smartphone, Anda tetap bisa membuka file tersebut.

2. Pastikan Kapasitas Server Cukup

Meski berbasis cloud, Anda harus tetap mempertimbangkan kesesuaian kapasitas server Citrix Cloud sesuai untuk skala perusahaan. Kapasitas ini harus dihitung berdasarkan jumlah maksimal perangkat yang terhubung dalam satu waktu, jumlah data dan aplikasi yang dibutuhkan, serta seberapa sering perangkat digunakan.

3. Lakukan Session-Shadowing untuk Pemantauan yang Komprehensif

Citrix memiliki fitur session-shadowing yang memungkinkan administrator untuk merekam proses yang terjadi pada setiap sesi. Fitur ini sangat berguna untuk memantau cara kerja. Selain itu, tenaga IT juga bisa memanfaatkan session-shadowing ini untuk memecahkan masalah yang terjadi pada sistem dan melihat letak kesalahan.

Citrix Cloud dan Microsoft Azure: Kombinasi untuk Performa Maksimal

Kerja sama antara Citrix dan Microsoft sudah berlangsung lebih dari 20 tahun. Itu membuat Citrix Cloud dan Microsoft Azure sebuah kombinasi layanan yang solid. Terlebih lagi, sejak tahun 2017, Citrix Cloud menjadi aplikasi UWP yaitu Universal Window Platform yang membuatnya menjadi lebih fleksibel.

Jika Anda mencari layanan virtual yang bisa memberikan fleksibilitas dan kemudahan, Citrix Cloud dan Microsoft Azure adalah jawabannya. Masih belum yakin? Konsultasikan kebutuhan layanan virtual Anda dengan Cloud Protection Service sekarang juga.

azure solutions

Posted by / November 3, 2021 / Posted in news