news Archives - Page 3 of 21 - Solusi.com

Mempercepat Transformasi Digital Bisnis dengan Azure

Transformasi digital bisnis saat ini sudah menjadi kebutuhan bagi para pengusaha. Tanpa hal ini, Anda bakal kalah bersaing dengan para kompetitor. Ditambah lagi, jumlah transaksi jual beli online terus mengalami peningkatan seiring dengan kemudahan dalam memperoleh akses internet. Microsoft punya solusi yang bisa membantu para pebisnis dalam melakukan transformasi digital bisnis lewat produk cloud computing Microsoft Azure.

Perlu diketahui, ada banyak tantangan dalam transformasi digital bisnis yang menyulitkan para pengusaha dalam melakukan transformasi digital. Tantangan terbesar adalah berkaitan dengan keamanan data. Selain itu, perusahaan juga memerlukan dana yang tidak sedikit untuk mempersiapkan infrastruktur IT. Sebagai tambahan, problem lain muncul karena minimnya tenaga yang terampil berkaitan dengan proses maintenance infrastruktur IT.

promo azure

Alasan Kenapa Menggunakan Azure untuk Solusi Percepatan Transformasi Digital

Anda mungkin bertanya-tanya, bagaimana Microsoft Azure mampu mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi pebisnis dalam upaya pemercepatan bisnis. Ada 5 alasan utama kenapa Azure mampu menjawab semua problem tersebut, yakni:

1. Biaya terjangkau

Ketika melakukan transformasi digital, pihak perusahaan berpikir untuk menyiapkan anggaran yang cukup besar untuk pengadaan infrastruktur IT. Apalagi, barang yang perlu dipersiapkan beragam, seperti komponen hardware, software, manajemen dan penyimpanan data, jaringan, internet, dan lain sebagainya.

Namun, situasinya bakal berbeda kalau Anda menggunakan layanan cloud computing Microsoft Azure. Alih-alih menyiapkan anggaran infrastruktur IT, Anda hanya perlu mengeluarkan biaya berlangganan paket layanan sesuai kebutuhan. Sebagai informasi, Microsoft menetapkan penggunaan layanan Azure berdasarkan pemakaian fitur.

Baca juga: Takut Boros? Begini Tips Menghemat Biaya Cloud Hybrid

2. Bebas maintenance

Penggunaan layanan cloud computing Azure tidak hanya membuat Anda berhemat karena tak memerlukan pemakaian infrastruktur IT yang masif. Penghematan anggaran tidak hanya berkaitan dengan pengadaan infrastruktur. Namun, Anda juga tidak perlu mengeluarkan biaya untuk pemeliharaan.

Meski tidak mengeluarkan biaya untuk maintenance, Anda tidak perlu khawatir dengan akan mengalami gangguan terkait layanan. Ketika menggunakan Azure, Anda menggunakan infrastruktur berbasis cloud milik Microsoft. Kalaupun ada permasalahan teknis, ada tim support dari Microsoft yang siap memberi bantuan.

3. Jaminan keamanan data

Upaya transformasi digital bisnis menggunakan Microsoft Azure memberi keuntungan dalam hal keamanan data. Microsoft menyediakan fasilitas proteksi data yang mampu melindungi berkas penting perusahaan dari risiko serangan cyber.

Ada berbagai fitur keamanan yang bisa Anda manfaatkan saat menggunakan layanan Microsoft Azure, di antaranya adalah:
Azure Firewall. Keberadaannya bermanfaat untuk memproteksi jaringan virtual yang Anda gunakan. Anda dapat pula melakukan pengaturan akses untuk aplikasi-aplikasi tertentu.
Azure DDoS Protection. Fitur ini memberi perlindungan layanan dari serangan DDoS lewat pengawasan secara berkala.
Azure Site Recovery. Anda tak akan mengalami kebingungan karena data hilang. Azure Site Recovery dapat membantu Anda dalam upaya recovery data.
Azure Network Watcher. Melalui fitur ini, Anda bisa melakukan pengawasan sistem secara terus-menerus. Kalau ada aktivitas mencurigakan, sistem akan memberikan peringatan.

Baca juga: Mengenal 4 Jenis Disaster Recovery untuk Keamanan Data

4. Fleksibel

Microsoft mendesain layanan cloud computing miliknya itu tidak hanya untuk sektor industri tertentu. Namun, Azure merupakan solusi teknologi berbasis cloud yang dapat dimanfaatkan oleh berbagai jenis perusahaan, seperti manufaktur, media, layanan finansial, retail, dan lain sebagainya.

Dengan cara penggunaan yang fleksibel seperti itu, Microsoft Azure memberikan solusi percepatan transformasi digital untuk berbagai jenis perusahaan. Ditambah lagi, perusahaan dapat melakukan pengaturan tingkat penggunaan Azure secara praktis dengan memperhatikan fitur-fitur yang dibutuhkan.

5. Mendorong produktivitas

Saat mengambil keputusan melakukan transformasi digital bisnis, Anda mungkin ragu dengan dampaknya terhadap produktivitas para karyawan. Namun, Anda tak perlu khawatir kalau menggunakan Azure. Layanan berbasis cloud ini telah mendapatkan pengakuan dari berbagai perusahaan terkemuka dan terbukti mampu mendorong produktivitas tim kerja.

Apalagi, para karyawan dapat memanfaatkan layanan dari Microsoft Azure dari berbagai jenis perangkat yang mereka miliki. Tidak hanya terbatas pada perangkat desktop. Namun, Azure juga bisa diakses melalui perangkat Android, iOS, Linux, MacOS, dan lain sebagainya.

Dengan berbagai kemudahan tersebut, pemanfaatan Azure untuk upaya transformasi digital adalah keputusan yang tepat, kan? Yuk, mulai menggunakan Azure untuk bisnis yang lebih baik dan berkembang.

azure solutions

Posted by / April 2, 2021 / Posted in news

5 Tantangan Besar dalam Transformasi Digital Bisnis

Transformasi digital bisnis merupakan jalan bagi para pengusaha untuk membuka peluang pangsa pasar yang lebih luas. Tak hanya itu, transformasi digital juga membantu Anda dalam menjalankan bisnis yang efektif dan efisien. Ditambah lagi, saat ini ada berbagai pilihan cloud service yang bisa membantu Anda dalam menerapkan aktivitas bisnis secara digital.

Upaya transformasi digital oleh sebuah perusahaan bisa cukup beragam. Dalam prosesnya, pengusaha tidak harus melakukan migrasi bisnis secara menyeluruh ke platform digital. Namun, Anda bisa memilih untuk menerapkannya secara bertahap. Sebagai contoh:

Migrasi ke cloud. Dalam upaya ini, Anda mendorong perubahan dari kebiasaan penyimpanan data secara fisik menuju ke cloud service sebagai sarana pengarsipan data.
Peningkatan layanan konsumen. Anda bisa pula melaksanakan transformasi digital dengan tujuan peningkatan konsumen. Dengan cara ini, Anda dapat memperoleh tingkat kepuasan pelanggan yang lebih baik.
Modernisasi IT. Pemanfaatan cloud service mampu meningkatkan performa departemen IT perusahaan. Apalagi, kalau Anda menggunakan produk dari perusahaan terkemuka seperti Microsoft.

Baca juga: Bagaimana Microsoft 365 Membantu Pemilik Bisnis Mengatasi Pandemi

Hambatan dalam Proses Transformasi Digital Pebisnis di Indonesia

Bagi masyarakat awam, transformasi digital terlihat sebagai proses yang sederhana. Namun, keputusan ini bukanlah hal yang sepele di mata perusahaan. Terdapat 5 aspek yang menjadi hambatan mereka dalam mewujudkan upaya digitalisasi bisnis, yaitu:

1. Kultur organisasi

Tantangan pertama yang kerap muncul dalam proses digitalisasi bisnis adalah kultur organisasi. Banyak orang yang beranggapan kalau upaya transformasi digital selesai kalau perusahaan sudah menggunakan berbagai tool serta perangkat teknologi yang mutakhir.

Namun, pada kenyataannya transformasi digital tidak sekadar penggunaan teknologi canggih. Anda juga perlu mempertimbangkan kemampuan organisasi secara menyeluruh dalam beradaptasi dengan perubahan yang ada. Tanpa diimbangi proses adaptasi tersebut, digitalisasi bisnis tak akan memberi dampak maksimal.

Untuk mengatasi permasalahan ini, Anda perlu melakukan komunikasi secara efektif. Dalam kesempatan tersebut, Anda perlu mendorong para pekerja dan stakeholder untuk mulai membiasakan diri dengan teknologi, tool, serta hal-hal yang berkaitan dengan digital. Dengan begitu, fase transformasi bisa berjalan dengan lebih lancar.

2. Keterbatasan SDM

Problem kedua yang menjadi hambatan adalah keterbatasan sumber daya manusia (SDM). Riset dari Capgemini menyebutkan, kalau 77% perusahaan mengaku tak mempunyai tenaga IT yang mampu membantu mereka dalam memperlancar proses digitalisasi bisnis.

Permasalahan ini bisa Anda selesaikan dengan melakukan perekrutan karyawan baru secara terencana. Di waktu bersamaan, manfaatkan pula platform cloud service yang dapat mengurangi beban kerja para karyawan di bagian IT.

3. Minimnya Biaya

Banyak perusahaan yang enggan memulai proses digitalisasi bisnis karena menganggap keputusan ini bakal memakan biaya besar. Situasinya diperparah ketika perusahaan tidak mempunyai arah perencanaan yang jelas dalam upaya transformasi digital tersebut.

Untuk permasalahan yang satu ini, Anda perlu melibatkan setiap departemen dalam proses perencanaan. Selanjutnya, Anda bisa menetapkan anggaran yang fleksibel, karena akan ada banyak problem yang muncul seiring dengan implementasi teknologi baru. Sebagai tambahan, Anda bisa memilih untuk melakukan digitalisasi secara bertahap.

4. Keamanan digital

SoftServe menyebutkan, 55% perusahaan menganggap kalau tantangan besar dalam digitalisasi bisnis adalah keamanan. Hal ini cukup lumrah, mengingat banyak ancaman kejahatan cyber yang terus bermunculan. Kabar baiknya, problem ini bisa Anda minimalkan dengan pemanfaatan cloud service yang mempunyai tingkat keamanan tinggi seperti Microsoft Azure.

Baca juga: Optimalkan Cloud Security dengan Azure Site Recovery

5. Manajemen data

Tantangan terakhir yang dihadapi oleh para pebisnis dalam proses digitalisasi berkaitan dengan manajemen data. Efektivitas transformasi digital bergantung pada upaya melakukan pengumpulan data, penyimpanan, serta eksploitasi banyak data secara efektif dan efisien.

Problem ini akan Anda tangani dengan praktis menggunakan berbagai fitur cloud service. Di sini, Anda tidak hanya bisa menggunakan layanan penyimpanan berbasis awan. Namun, ada banyak fitur lain yang membantu Anda dalam memudahkan pengelolaan data.

Apakah Anda sudah siap mendigitalisasikan bisnis? Kami siap membantu Anda.

azure solutions

Posted by / March 31, 2021 / Posted in news

Sama-Sama Layanan Berbasis Cloud, Ini Perbedaan Azure dan Microsoft 365

Pemakaian layanan berbasis cloud memberi beragam keuntungan. Beberapa keuntungan penggunaan cloud service itu di antaranya adalah biaya yang hemat, kemudahan aksesibilitas, keamanan data, dan lain sebagainya. Microsoft 365 yang dulu dikenal sebagai Office 365 dan Microsoft Azure adalah dua layanan cloud yang populer dari Microsoft. Namun, apakah Anda tahu perbedaan keduanya?

Upaya mengenali lebih lanjut tentang kedua jenis layanan cloud dari Microsoft ini sangat penting. Dengan pemahaman yang menyeluruh, Anda bisa melakukan penilaian berkaitan dengan urgensi penggunaan layanan. Selanjutnya, Anda bisa memilih untuk cukup dengan menggunakan layanan Microsoft 365 saja atau disertai dengan Microsoft Azure.

Apa Itu Microsoft 365?

Berkaitan dengan produk software dari Microsoft, Anda tentu sudah sangat familier aplikasi Microsoft Office seperti Excel, Word, PowerPoint, atau Outlook. Nah, Microsoft 365 merupakan versi online dari deretan aplikasi tersebut. Produk ini termasuk dalam kategori software as a service (SaaS) dari Microsoft.

Penggunaan Microsoft 365 sangat praktis. Anda tidak perlu melakukan pengunduhan ataupun instalasi software di dalam perangkat. Sebagai gantinya, Anda dapat mengakses aplikasi online tersebut melalui browser. Dengan begitu, Anda bisa menjalankan perangkat lunak tersebut dari mana saja tanpa dibatasi pemakaian perangkat tertentu.

Cara pemakaian layanan Microsoft 365 sangat mudah. Anda tinggal memilih paket berlangganan yang ditawarkan oleh Microsoft sesuai dengan tingkat kebutuhan. Pilihan paketnya antara lain adalah Microsoft 365 Business Basic, Microsoft 365 Business Standard, atau Microsoft 365 Business Premium.

Baca juga: Microsoft 365 Versi Web dan Mobile, Apakah Berbeda?

Apa Itu Microsoft Azure?

Seperti halnya Microsoft 365, Azure merupakan layanan berbasis cloud. Hanya saja, fungsi dan kegunaannya jauh lebih banyak dibandingkan Microsoft 365. Apalagi, Azure mempunyai fitur dengan jumlah mencapai ratusan. Dengan fitur yang sangat banyak tersebut, Anda punya kebebasan dalam menggunakan layanan Azure berdasarkan tingkat kebutuhan.

promo azure

Azure Sebagai Layanan IaaS

Fungsi mendasar yang bisa Anda peroleh ketika menggunakan Azure adalah sebagai layanan infrastructure as as service (IaaS). Pemanfaatan Azure sebagai IaaS berguna untuk menggantikan keberadaan infrastruktur inhouse. Dengan begitu, Anda tak perlu membeli infrastruktur fisik seperti server ataupun mengalokasikan biaya perawatannya.

Pemanfaatan Azure sebagai solusi cloud service IaaS dapat menghemat biaya pengeluaran sektor IT perusahaan. Apalagi, bagi perusahaan rintisan (startup) atau pengusaha yang memiliki anggaran terbatas.

Azure Sebagai Produk PaaS

Perbedaan selanjutnya kalau membandingkan antara Microsoft 365 dengan Azure adalah fungsi sebagai platform as a service (PaaS). Peran Azure sebagai layanan PaaS mempunyai manfaat besar khususnya bagi perusahaan perangkat lunak. Azure menyediakan framework yang memungkinkan perusahaan untuk mengembangkan dan meluncurkan perangkat lunak miliknya.

Penggunaan Azure sebagai PaaS memiliki manfaat besar dalam proses pengembangan software atau game. Anda bisa mendorong kolaborasi tim tanpa harus terhalang oleh jarak.

Azure Sebagai Produk SaaS

Seperti halnya Microsoft 365, Azure bisa pula Anda manfaatkan sebagai produk SaaS. Bahkan, Anda bisa pula mengintegrasikan layanan 365 ke Azure. Selain itu, Microsoft menyediakan pilihan layanan SaaS lainnya di platform Azure, seperti Dynamic 365 dan Power Platform.

Azure memberi kemudahan bagi Anda dalam melakukan pengujian aplikasi yang akan diluncurkan. Bahkan, Microsoft telah menyediakan berbagai fitur yang bisa membantu Anda dalam meningkatkan performa dan kualitas software.

Azure Sebagai Layanan Serverless

Terakhir, Anda dapat pula memanfaatkan cloud service Azure sebagai layanan serverless atau function as a service (FaaS). Terdapat fitur bernama Azure Function yang memungkinkan Anda memperoleh layanan ini di Azure. Fasilitas ini memberi kemudahan bagi seorang developer aplikasi untuk mengembangkan sebuah web apps dengan konfigurasi yang minimal.

Sampai di sini, Anda sudah bisa melihat perbedaan antara Microsoft 365 dan Microsoft Azure secara jelas, kan? Pemakaian layanan 365 hanya terbatas untuk beberapa aplikasi bisnis. Sementara itu, Azure memberi solusi yang fleksibel untuk beragam jenis permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan dalam upaya digitalisasi bisnis.

azure solutions

Posted by / March 29, 2021 / Posted in news

Mengenal Microsoft Azure dan Alasan Menggunakannya

Microsoft Azure adalah platform cloud computing yang dirilis pada 1 Februari 2010 lalu. Awalnya, platform ini dikenal sebagai Windows Azure sebelum berganti nama pada 25 Maret 2014. Cloud computing secara konsep adalah proses menyimpan serta mengakses data atau program dengan menggunakan jaringan internet. Aktivitas ini dapat dilakukan dari mana saja, perangkat apa saja, dan kapan saja.

Nah, salah satu teknologi cloud computing yang cukup banyak digunakan saat ini adalah Microsoft Azure. Layanan yang termasuk di dalamnya adalah Platform as a Service (Paas). Artinya, melalui Microsoft Azure, Anda dapat menyewa tempat dan lingkungannya, yaitu sistem operasi, database engine, network, dan sebagainya, untuk dapat menjalankan aplikasi yang dibuat.

promo azure

Layanan dari Microsoft Azure

Saat ini, Microsoft Azure menawarkan lebih dari 200 layanan yang termasuk dalam 18 kategori. Beberapa kategori utama adalah compute service, networking service, dan storage service. Apa saja layanan yang terdapat di dalamnya?

  • Compute Service

Dalam kategori compute service, ada layanan virtual machine, cloud service, service fabric, dan functions. Melalui Microsoft Azure, Anda dapat membuat virtual machine menggunakan sistem operasi Windows atau Linux. Keunggulannya, Anda bebas menambahkan atau mengurangi RAM dan storage.

Layanan cloud service dari Microsoft Azure juga akan mendukung dalam membuat aplikasi dalam cloud. Hasilnya tersimpan di cloud dan bisa dijalankan sesuai kebutuhan. Sementara itu, dalam layanan service fabric, Anda bisa mengembangkan micro service menjadi lebih sederhana. Micro service adalah aplikasi yang di dalamnya terdapat aplikasi-aplikasi lain dalam bentuk lebih kecil.

Functions adalah layanan yang berkaitan dengan pembuatan aplikasi menggunakan berbagai jenis bahasa pemrograman. Saat membuat aplikasi melalui Microsoft Azure, Anda tidak perlu mengkhawatirkan hardware yang dibutuhkan.

  • Networking Service

Dalam networking service, ada yang disebut Azure CDN, yaitu layanan untuk mengirimkan konten web menggunakan bandwidth tinggi kepada seluruh pengguna di mana pun. Ada pula Express Route, yaitu layanan untuk menghubungkan on premise network pada cloud melalui koneksi privat.

  • Storage Service

Dalam kategori storage service, ada layanan disk storage, blob storage, file storage, dan queue storage. Sebagai layanan penyimpanan, Microsoft Azure menyediakan opsi HDD atau SSD dan bisa dioperasikan sekaligus dengan virtual machine. Sementara itu, dalam blob storage, data dalam jumlah besar serta tidak terstruktur bisa disimpan. File storage adalah layanan penyimpanan dengan protokol standar server message block (SMB).

Alasan Menggunakan Microsoft Azure

Mengapa harus menggunakan Microsoft Azure? Sejumlah alasan berikut dapat menjadi pertimbangan Anda sebelum memutuskan untuk menggunakannya.

  • Keamanan Terjamin

Dengan menggunakan Microsoft Azure, Anda tidak perlu khawatir soal proteksi maupun privasi pengguna. Kedua hal ini sangat penting dalam aktivitas di dunia digital. Pasalnya, Anda akan memercayakan data pada cloud computing yang rentan diserang oleh ancaman berbahaya. Data center yang disediakan telah terbukti aman karena didukung kontrol yang ketat.

  • Layanan Fleksibel dan Transparan

Keunggulan Microsoft Azure lainnya adalah fleksibel. Aplikasi ini dapat mendukung berbagai sistem operasi, bahasa pemrograman, perangkat, tools, dan database apa pun. Dengan fleksibilitas tersebut, Anda akan lebih mudah dalam membangun infrastruktur IT di sebuah perusahaan. Di sisi lain, Azure juga menawarkan transparansi sehingga pengguna dapat melakukan review source code.

  • Mendukung Keputusan Terbaik

Alasan lain menggunakan Microsoft Azure adalah karena dapat mendukung perusahaan mengambil keputusan terbaik dalam bisnis. Hal tersebut dimungkinkan dengan adanya fitur Analytics Service atau Business Intelligence yang tersedia dan bisa digunakan secara optimal.

Jadi, Microsoft Azure dapat dimanfaatkan oleh pengguna perusahaan untuk mengembangkan bisnis dengan dukungan cloud computing. Menawarkan jaminan keamanan dan fleksibilitas, teknologi ini menjadi salah satu solusi masa depan bagi bisnis di dunia digital.

azure solutions

Posted by / March 26, 2021 / Posted in news

Perlukah Backup di Microsoft 365? Ini Penjelasannya

Sebagian besar orang berpendapat bahwa backup data itu penting, apa pun sistem operasi yang Anda gunakan. Namun, saat Anda menjatuhkan pilihan pada Microsoft 365, perlu tidaknya backup masih jadi perdebatan. Masing-masing pihak memiliki alasan untuk hal tersebut. Meskipun begitu, nyatanya tidak semua pengguna merasa perlu melakukan backup.

Mengapa demikian? Mari simak ulasan selengkapnya di sini.

“Mitos” Soal Microsoft 365

Jangan heran jika Anda menjumpai banyak salah kaprah terkait penggunaan Microsoft 365, terutama terkait soal backup. Bisa dibilang “mitos” yang bertebaran itu berupaya menggiring publik untuk membeli aplikasi tambahan selain buatan Microsoft. Beberapa contoh salah kaprah tersebut adalah:

  • Masa penyimpanan default untuk data yang telah dihapus tidak lama
  • Administrator maupun hacker bisa menghapus data yang telah disimpan
  • Data yang tersimpan di desktop dapat dienkripsi ransomware
  • Tidak ada fitur yang mendukung pemulihan data dengan cepat.

Terkesan masuk akal, tetapi begitu Anda telusuri lebih dalam, argumen yang digunakan kurang kuat. Padahal, Anda cukup mengandalkan kapabilitas Microsoft dalam memberikan perlindungan terhadap informasi dan data yang paling sensitif sekalipun. Dalam hal ini, Anda bisa bergantung pada SharePoint, OneDrive for Business, Exchange Online, dan Teams yang merupakan layanan inti dengan fitur backup di dalamnya.

Kebijakan Retensi yang Menguntungkan

Anda dapat menggunakan kebijakan retensi[1] dalam mengelola data perusahaan. Anda bisa secara proaktif memutuskan apakah akan menyimpan, menghapus, maupun mempertahankan dan menghapus suatu konten di lain waktu. Dengan kebijakan ini, Anda bisa menetapkan pengaturan yang sama di semua layanan penyimpanan Microsoft.

Begitu suatu konten dikenakan pengaturan retensi, konten itu tetap akan berada di lokasi asli. Orang tetap bisa mengerjakan dokumen tersebut tanpa menyadari ada yang berubah. Ketika mereka mengedit atau menghapus konten tersebut, salinan konten akan tersimpan otomatis.

Dapat disimpulkan bahwa kebijakan retensi berbeda dengan backup. Adanya kebijakan ini akan menjamin data yang sudah disimpan tidak dihapus dari cloud service. Di SharePoint dan OneDrive, salinan akan disimpan di library Preservation Hold. Pada Exchange, copy email akan tersimpan dalam folder Recoverable.

Sementara, di Teams dan Yammer Anda bisa menemukan salinan file yang dimaksud dalam hidden folder, yaitu SubstrateHolds yang merupakan subfolder Exchange Recoverable Items. Bisa dilihat bagaimana Microsoft telah melakukan proses backup dalam kendali ketat sehingga pengguna tidak perlu pusing mengkhawatirkan soal backup data miliknya.

Pentingnya Memiliki Kemampuan Memulihkan Data

Fasilitas backup umumnya hadir sepaket dengan layanan pemulihan data. Microsoft sadar akan kebutuhan tersebut. Mereka membekali OneDrive dan SharePoint dengan kemampuan memulihkan file dan library dari versi terakhir sebelum file dihapus. Begitu konfigurasi kebijakan retensi dilakukan, Anda bisa memanfaatkan preservation hold library guna menyimpan data selama yang dibutuhkan.

Sementara, Exchange Online menyediakan beberapa opsi terkait pemulihan item dari kotak email Anda. Sebagian kalangan boleh jadi menganggap cara pemulihan Exchange rumit. Padahal, itu justru memberi Anda lebih banyak solusi di tiap situasi berbeda.

Contoh, jika Anda ingin melakukan pemulihan item ke folder asli, coba langsung arahkan prosesnya ke Outlook Web. Administrator pun punya beberapa cara memulihkan data yang dihapus. Mulai dari pemakaian Search-Mailbox, eDiscovery, sampai interface Exchange Admin Center.

Meskipun demikian, produk backup umumnya hadir dengan single interface guna memulihkan data. Untuk sampai ke sana, Microsoft justru mendorong pengguna untuk lebih dulu melakukan rangkaian upaya pemulihan data pada kasus penghapusan file yang tidak disengaja. Jika benar-benar tidak berhasil, barulah Anda bisa memanfaatkan kemampuan pemulihan data yang dimiliki layanan cloud tersebut.

Siap untuk Kemungkinan Terburuk

Pada akhirnya Anda memang harus bersiap menghadapi skenario terburuk begitu tidak sengaja menghapus atau kehilangan data penting secara mendadak. Bukan karena layanan backup yang ada tidak mampu bekerja maksimal, tetapi ada beberapa histori atau item yang boleh jadi sulit dipulihkan total. Misalnya, percakapan di Teams atau pesan yang terhapus di Yammer.

Maka, ketika Anda berencana melakukan klasifikasi dan melindungi data menggunakan Sensitivity Labels, AIP, atau MIP, penting untuk memahami lebih dulu bagaimana proses backup dan pemulihan data bekerja. Bayangan akan skenario terburuk akan membuat Anda benar-benar cermat memilih layanan backup yang sesuai.

 

Jadi, perlu tidaknya backup kembali bergantung pada kebutuhan perusahaan Anda. Sebagian besar perusahaan kecil dan kelas menengah merasa cukup menggunakan solusi backup yang sudah terintegrasi dalam Microsoft 365. Sementara, perusahaan besar berpikir untuk mengambil layanan tambahan.

Jika Anda belum yakin apakah layanan backup yang terintegrasi sudah cukup melindungi data perusahaan Anda, segera konsultasikan dengan kami di SOLUSI.

 

 

Sumber:

[1] https://docs.microsoft.com/en-us/microsoft-365/compliance/retention?view=o365-worldwide#how-retention-settings-work-with-content-in-place

Posted by / March 24, 2021 / Posted in news

5 Tips Aman Conference Call dengan Microsoft Teams

Bagaimana Anda mengelola tim ternyata berpengaruh pada efisiensi dan produktivitas kerja anggota. Sekalipun Anda bekerja dari rumah, Microsoft Teams bisa memberi ruang untuk berdiskusi bersama secara online selayaknya diskusi tatap muka. Berbagi gagasan dan dokumen dapat terselenggara lewat conference call dengan Teams.

Sebagai aplikasi yang terintegrasi dalam layanan Microsoft 365 Business, Teams telah menjadi favorit banyak perusahaan, mulai dari skala kecil hingga besar. Maka, memperhatikan aspek keamanan saat conference call jadi faktor kunci. Khusus untuk Anda, mari simak bagaimana tips aman berdiskusi melalui Teams berikut ini.

Baca juga : 5 Tips Menjaga Keamanan Data Perusahaan dengan Microsoft 365

1.      Cek lebih dulu output audio dan video

Bertemu kolega tetapi harus “bersahabat” dengan kebisingan suara di rumah? Solusi paling tepat adalah mengenakan earphone atau headset yang terintegrasi dengan microphone. Ini akan membuat suara Anda terdengar lebih jelas saat meeting berlangsung. Lebih aman jika Anda cek pengaturan audio dan video dahulu sebelum melakukan panggilan atau memasuki ruang meeting.

2.      Background blur

Keterbatasan ruang di rumah membuat Anda berjibaku untuk tampil sedikit rapi ketika meeting di Teams berlangsung. Rapikan ruang tempat Anda meeting semaksimal mungkin. Lalu, aktifkan fitur background blur untuk mengatasi masalah itu. Hanya wajah Anda yang tampak jelas di layar, sedangkan bagian latar akan tersamarkan. Anda dapat melakukannya sebelum mulai meeting atau ketika meeting berjalan.

3.      Pelajari tombol kendali Teams

Menjaga situasi pertemuan tetap tenang tanpa interupsi suara atau video aneh yang mengganggu jadi bagian dari etika meeting online. Maka, Anda perlu mempelajari lebih dulu tombol kendali Teams supaya tahu kapan harus mematikan dan mengaktifkan kembali video serta audio. Cek juga beberapa pengaturan lain, seperti share screen, meeting notes, chat, dan partisipan.

4.      Berhati-hati saat share screen

Risiko informasi pribadi atau aktivitas lain terlihat ketika share  screen memang besar. Namun, Teams menyediakan opsi untuk berbagai program yang telah ditentukan saja. Kecuali program yang hendak ditayangkan, aplikasi lain akan terlihat seperti kotak abu-abu di mata kolega Anda.

5.      Aktifkan live caption

Mendadak tidak bisa menemukan headset atau harus mute audio laptop Anda selagi meeting? Aktifkan saja live caption. Meski akurasi caption tidak selalu tepat, tetapi fitur ini cukup membantu bagi Anda yang senang membaca teks saat video call berlangsung.

 

Dengan 5 tips aman Microsoft Teams saat conference call, Anda bisa fokus menjalani pertemuan tanpa rasa was-was melakukan kesalahan tertentu. Semoga tips tersebut membantu!

Posted by / March 22, 2021 / Posted in news

5 Fitur Microsoft Teams agar WFH Lebih Produktif

Pandemi Covid 19 yang berlangsung setahun belakangan membuat pemerintah mengeluarkan kebijakan PSBB untuk membatasi aktivitas masyarakat di luar rumah. Hal ini memicu pemilik usaha menerapkan sistem WFH atau work from home agar produktivitas karyawan tetap terjaga.

Untuk memudahkan komunikasi dan koordinasi, perusahaan menyediakan layanan penunjang seperti Microsoft 365. Harapannya dengan layanan ini, para karyawan tetap bisa berkolaborasi meskipun bekerja dari rumah. Di antara produk Office 365 yang kerap digunakan untuk bekerja adalah Microsoft Teams.

Teams merupakan layanan video conference yang dapat dioperasikan dari desktop maupun smartphone. Dengan layanan ini, para karyawan tetap saling terhubung kapan pun dan di mana pun. Apalagi Teams mendukung integrasi dengan layanan Office 365 lainnya seperti email, worksheet, ataupun cloud storage.

Teams bukan hanya tentang kolaborasi. Layanan ini juga didukung sistem keamanan canggih. Jadi Anda tidak perlu khawatir terjadi kebocoran data. Selain yang telah disebutkan, Teams menawarkan berbagai fitur lain untuk mendukung praktik kolaborasi agar karyawan tetap produktif selama WFH.

Baca juga : Menggunakan Fitur Breakout Rooms di Microsoft Teams

Berikut ulasannya.

Solusi Messaging Lengkap

Selain video conference, fitur messaging merupakan bagian penting dari Teams. Fitur ini merupakan solusi perpesanan profesional yang terintegrasi dengan berbagai perangkat. Melalui fitur messaging dari Teams, Anda tidak hanya bisa mengirim teks, pesan suara, maupun gambar, tetapi juga melakukan video call.

Untuk menggunakan fitur ini, pengguna hanya perlu mengakses layanan messaging dan memilih format pesan yang diinginkan Serunya, layanan pesan yang dibuat bisa ditentukan akan dikirim ke satu atau beberapa orang sekaligus dengan cara membuat channel untuk tim kerja.

Jadi kita tidak perlu repot mem-forward pesan dari satu chat ke yang lainnya. Seperti aplikasi messenger pada umumnya, messaging pada Teams juga bisa disisipi stiker dan emoji yang membuat pengalaman berkirim pesan lebih menyenangkan. Pengguna juga bisa berbagi file dalam berbagai format sehingga WFH pun akan semakin mudah.

Terintegrasi dengan Microsoft 365

Seperti sempat disinggung sebelumnya, salah satu keistimewaan Teams adalah kemampuannya untuk berintegrasi dengan berbagai layanan dari Microsoft 365 seperti Word, Excel, PowerPoint, dan OneNote. Hal ini belum tentu bisa kita nikmati dari aplikasi video conference lainnya.

Apalagi ketika membuat Teams, kita juga bisa mengelompokkan setiap kontak ke beberapa grup sehingga proses komunikasi menjadi lebih mudah dan tepat sasaran. Ditambah fitur multi windows, Anda tidak perlu repot membuka tutup aplikasi untuk melakukan pekerjaan lain. Hal ini membuat Teams layaknya mini virtual office.

Terdapat Banyak Add-Ins

Belakangan Microsoft menambahkan beberapa aplikasi yang dapat digunakan jika Anda membutuhkannya. Anda hanya perlu mengakses Microsoft Store untuk menambahkan Adds-In untuk untuk disambungkan dengan Teams seperti Adobe Creative Cloud, MURAL, WebEngage, YellowAnt, dan Egnyte.

Integrated Teams and RealWear HMT-1 Head-Mounted Device

Fitur unik lain dari Teams adalah kemampuannya untuk berintegrasi dengan head-mounted-device berupa helm berteknologi tinggi. Fitur ini dapat digunakan ketika ada pekerja yang turun ke lapangan dan butuh koordinasi langsung dengan mereka yang sedang bekerja di kantor atau rumah.

Fitur ini juga dapat memaksimalkan produktivitas sebab setiap keputusan yang dibuat di Teams bisa langsung disampaikan pada pekerja lapangan secara real time. Didukung fasilitas antibising, bekerja menggunakan fitur ini akan membuat setiap proyek yang dilakukan selesai tepat waktu.

Dukungan Terhadap Offline dan Bandwith Rendah

Bagi yang sedang WFH tetapi terkendala jaringan karena mati lampu, sinyal buruk, atau cuaca yang tidak mendukung, jangan khawatir. Microsoft merancang Teams agar bisa digunakan dalam kondisi apa pun bahkan ketika kita sedang tidak terhubung dengan internet atau jaringan yang dipakai bandwith-nya terlalu rendah.

Dengan fitur ini, pengguna bisa tetap membaca chat dan menulis tanggapan sehingga koordinasi tetap bisa dilakukan meskipun kondisi tidak memungkinkan. Fitur ini merupakan salah satu andalan Teams yang membuat layanan ini berbeda dengan aplikasi video conference lainnya.

Itulah beberapa fitur Teams dari Microsoft 365 yang dapat membantu kita bekerja lebih produktif dan efisien di mana dan kapan saja. Semoga bermanfaat.

Posted by / March 19, 2021 / Posted in news

Menggunakan Fitur Breakout Rooms di Microsoft Teams

Mari bayangkan Anda tengah melakukan pertemuan penting di kantor. Pimpinan rapat meminta setiap peserta membentuk kelompok kecil untuk mendiskusikan sesuatu. Jika rapat tatap muka, Anda bisa dengan mudah mendekatkan kursi rekan kerja untuk berkumpul dan berdiskusi.

Bagaimana jika pertemuan itu dilakukan secara online?

Tentu akan merepotkan jika Anda melakukan diskusi kelompok kecil memakai aplikasi lain di luar aplikasi meeting online. Namun, dengan Microsoft Teams, Anda bisa membuat diskusi kelompok kecil secara online seperti halnya saat mengikuti meeting offline.

Semua berkat fitur Breakout Rooms yang dimiliki aplikasi meeting andalan Microsoft 365 ini. Fitur tersebut menyediakan “ruang” terpisah bagi partisipan meeting ke dalam pertemuan kecil. Breakout Rooms disukai karena membuat penyelenggaraan sesi kelas, acara perusahaan, board meeting, dan workshop online jauh lebih mudah dan “hidup.”

Penasaran bagaimana cara menggunakan fitur ini? Berikut panduan lengkapnya.

Langkah Mudah Membuat Breakout Rooms

Bagi Anda yang cukup familiar dengan Teams, fitur ini hanya bisa Anda temukan pada aplikasi desktop Teams. Maka, bisa dipastikan Anda tidak akan mendapati Breakout Rooms di aplikasi mobile maupun web.

Syarat berikutnya, Anda harus menjadi penyelenggara atau host meeting. Hanya penyelenggara pertemuan yang bisa membuat ruang rapat terpisah. Anda harus hadir penuh sepanjang waktu selama ruang rapat terpisah diaktifkan dalam meeting.

Untuk membuat Breakout Rooms, coba ikuti langkah mudah berikut.

  • Klik ikon Breakout Rooms

Klik ikon Breakout Rooms di bagian meeting toolbar. Tentukan berapa banyak ruang yang Anda inginkan dengan jumlah maksimal 50 ruang. Segera setelah ruang tersebut dibuat, akan muncul ikon Closed di sisi kanan. Ruang tersebut belum bisa menerima partisipan sampai Anda membukanya.

  • Mengubah nama tiap ruang

Secara default tiap ruang akan dinamai Room 1, Room 2, dst. Anda bisa mengubah nama tersebut dengan klik menu di sisi kanan tiap ruang.

  • Menambah ruang dan menghapusnya

Segera setelah Anda mengaktifkan Breakout Rooms, Anda pun bisa menambah ruang lagi satu per satu. Tinggal klik tombol Add Room pada panel Breakout Rooms. Jika diperlukan, Anda pun bisa menghapus ruang tertentu. Klik menu di sisi kanan tiap ruang untuk menghapusnya. Otomatis partisipan yang berada di ruang tersebut akan pindah ke ruang pertemuan utama dan menunggu ditempatkan di ruang baru.

  • Mengatur partisipan ke dalam tiap ruang

Ada dua cara menempatkan partisipan dalam tiap ruang, yaitu secara otomatis memindahkan mereka ke ruang yang sudah dibuka dan secara manual. Cara kedua berarti Anda memberikan pilihan pada partisipan akan masuk ke ruang yang mana.

Cara tersebut lebih tepat jika dilakukan dalam setting rapat rutin di kantor. Sementara, cara pertama cocok saat Anda menyelenggarakan workshop atau pelatihan sehingga peserta ditempatkan secara otomatis ke kelompok tertentu.

Untuk mengaktifkannya, cukup klik menu di panel Breakout Rooms, pilih Settings, dan muncul opsi Automatically move people into opened rooms. Silakan centang atau biarkan sesuai situasi yang Anda inginkan.

  • Membuka Breakout Rooms

Setelah Anda siap mengelompokkan partisipan ke dalam grup kecil, klik Start rooms untuk memulainya secara bersamaan. Anda juga bisa membuka satu per satu dengan memilih opsi Open room pada menu tiap ruang. Kemudian, Anda juga bisa memindahkan peserta antar ruang dengan klik tombol Assign setelah memilih nama partisipan yang dimaksud.

Selanjutnya, Anda bisa membuat pengumuman untuk dikirimkan ke semua ruang. Klik menu pada panel Breakout Rooms dan pilih opsi Make an announcement. Pendek kata, penyelenggara meeting dapat mengakses tiap ruang dan bergabung ke masing-masing ruang secara bergantian.

  • Menutup Breakout Rooms

Begitu Anda memutuskan waktu diskusi kelompok kecil selesai, Anda bisa menutup ruang-ruang tersebut dan mengembalikan semua partisipan ke ruang pertemuan utama. Cukup klik tombol Close rooms untuk menutup semua ruang sekaligus.

Baca juga : 5 Fitur Keren Microsoft Teams, Buat Kerja Tim Lebih Efektif

Apa yang Bisa Dilakukan di Breakout Rooms

Selain ikut gabung dan berdiskusi, Anda sebagai penyelenggara juga bisa melakukan:

  • Merekam tiap ruang
  • Berbagi dan mengakses dokumen.

Sementara, partisipan boleh melakukan beberapa hal berikut saat proses diskusi di kelompok kecil berlangsung.

  • Bergabung dari Teams desktop, mobile, atau web
  • Berperan sebagai presenter sehingga dapat berbagi audio, video, layar, whiteboard, maupun

Di sisi lain partisipan tidak berhak menambahkan partisipan lain maupun melihat saran siapa saja yang dapat bergabung di tiap ruang. Mereka juga tidak bisa bergabung kembali dengan pertemuan utama secara mandiri karena harus menunggu penugasan dari penyelenggara meeting.

 

Demikian langkah mudah memakai fitur Breakout Rooms di Microsoft Teams. Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut mengenai Microsoft 365 dan aplikasi pendukungnya, silakan lihat paketnya di bawah ini.

Posted by / March 17, 2021 / Posted in news

Microsoft Teams untuk Virtual Office? Ini Alasannya!

Beberapa tahun belakangan virtual office bukan lagi hal asing. Banyaknya Start Up baru bermunculan dan terbatasnya workspace membuat kantor virtual menjadi pilihan agar perusahaan tersebut bisa terus beroperasi. Untuk mendukung hal ini, dibutuhkan aplikasi yang mampu mengakomodasi kolaborasi.

Di antara aplikasi yang beredar, Microsoft 365 dianggap sebagai salah satu yang terbaik. Karena selain mendukung integrasi di desktop ataupun smartphone, Office 365 dilengkapi dengan berbagai fitur menarik. Di antara fitur tersebut, Teams termasuk yang sering digunakan.

Pada dasarnya Teams adalah alat untuk melakukan video conference. Namun belakangan, fungsi Teams lebih dari itu. Dilengkapi aneka fitur bermanfaat, Teams menawarkan berbagai kemudahan yang dapat menunjang produktivitas kerja meskipun tidak ada interaksi langsung di antara rekan kerja.

Baca juga : Apa Itu Microsoft Teams dan Fitur Utamanya

Mengapa Kita Butuh Teams?

Di bawah ini merupakan beberapa fitur Teams yang jika dimaksimalkan penggunaannya akan membuat pekerjaan semakin efektif dan efisien. Mari kita simak ulasannya,

1. Melakukan Panggilan

Salah satu fitur Teams yang berbeda dengan kebanyakan aplikasi Video Conference lainnya adalah fitur panggilan. Teams dapat digunakan untuk menelepon satu orang atau lebih menggunakan fitur ini. Serunya, panggilan dapat dilakukan melalui smartphone atau desktop.

2. Mengirimkan Pesan

Melalui fitur berikutnya, pengguna Teams dapat berkirim pesan dengan rekan yang ada pada workspace yang sama atau berbeda. Pesan yang bisa dikirimkan melalui Teams tidak hanya berupa teks, tetapi juga gambar, video, ataupun audio. Anda bahkan bisa mengirimkan dokumen melalui fitur ini.

3. Video Conference

Video Conference merupakan fitur utama dan unggulan Teams. Dengan menggunakan fitur ini, Anda bisa melakukan Video Conference dengan lebih dari 100 orang dalam satu waktu. Saat Video Conference berlangsung kita juga bisa berbagi tampilan atau melakukan presentasi.

Melalui fitur ini, para pemilik usaha dan karyawan yang bergabung di virtual office dapat berinteraksi dan berkolaborasi di  mana pun mereka bereda tanpa harus mengunjungi satu sama lain.

4. Peredam Bising

Teams memang diatur untuk menjadi media komunikasi antar karyawan virtual office sehingga sejak awal aplikasi ini dilengkapai peredam bising. Fungsinya tentu saja untuk menjaga kualitas suara dan tampilan saat panggilan atau Video Conference berlangsung agar setiap pesan yang disampaikan bisa diterima dengan baik.

5. Fitur Raise Hands

Sudah bukan masanya lagi berteriak sambil mengangkat tangan ketika ingin menyampaikan pendapat dalam suatu rapat. Anda hanya perlu memanfaatkan fitur “Raise Hands” agar penyelenggara tahu ada yang ingin bersuara. Saat menggunakan “Raise Hands,” tidak hanya host yang bisa melihat, tetapi juga semua peserta conference.

6. Obrolan Multi Windows

Fitur ini memudahkan Anda dalam menampilkan chat atau obrolan pada windows terpisah. Jadi kita bisa lebih mudah beralih dari satu chat ke yang lainnya secara mudah meskipun semuanya dilakukan salam satu waktu secara bersamaan. Hal yang sama juga berlaku pada panggilan. Sambil melakukan panggilan, kita juga bisa membuka windows lain untuk melakukan chat.

7. Terintegrasi dengan Aplikasi Office 365

Teams bukan hanya bagian dari Microsoft 365, aplikasi ini terintegrasi dengan beberapa aplikasi lain seperti Word, Excel, PPT, dan lainnya. Dengan adanya integrasi ini, Anda tidak perlu membuka tutup halaman yang terbuka jika ingin melakukan aktivitas lain. Hal ini tentu saja dapat meningkatkan produktivitas para karyawan virtual office untuk mencapai target tertentu yang diinginkan.

Baca juga : 5 Fitur Keren Microsoft Teams, Buat Kerja Tim Lebih Efektif

Cara Menggunakan Teams

Teams termasuk salah satu aplikasi dengan user interface mudah dan tampilan sederhana. Untuk menggunakan Teams, kita hanya perlu melakukan beberapa langkah, yaitu:

  1. Mengunduh aplikasi di laman resmi Microsoft dan memasangnya di smartphone atau desktop
  2. Buka dan sign in ke aplikasi menggunakan nama dan kata sandi yang digunakan pada akun Office 365. Jika belum punya, sebaiknya buat akunnya dulu.
  3. Pilih menu Teams lalu create new team untuk membuat beberapa workspace. Langkah ini bisa digunakan jika ingin menggolongkan beberapa orang ke dalam divisi mereka masing-masing. Tentukan apakah tim yang dibuat memiliki akses privat atau publik, lalu tambahkan anggota tim.
  4. Terakhir, pilih standar untuk mengatur siapa saja yang bisa bergabung ke dalam meeting yang diadakan. Teams pun bisa digunakan untuk melakukan kolaborasi atau video conference.

Nah, sudah tahu bukan mengapa virtual office dan pengguna Microsoft 365 membutuhkan Teams? Semoga informasi di atas bermanfaat, ya.

Posted by / March 15, 2021 / Posted in news

Cara Microsoft 365 Dukung Kerja Remote dalam Perusahaan

Sejak pandemi COVID-19, sebagian karyawan perusahaan bekerja dari rumah. Work from home (WFH) menjadi solusi terbaik untuk tetap produktif sekaligus meminimalisasi penyebaran virus. Kondisi ini membuat perusahaan maupun karyawan mau tidak mau harus dapat beradaptasi. Tempat kerja tidak lagi hanya di kantor, tetapi bisa juga di rumah.

Tren Bekerja Remote

Salah satu keuntungan bekerja secara remote adalah dapat bekerja dari mana saja. Meskipun tidak berkantor dan diawasi secara langsung oleh atasan, karyawan bisa tetap produktif. Evaluasi kinerja karyawan biasanya dinilai berdasarkan hasil pekerjaan yang ditunjukkan.

Ada beberapa keuntungan menggunakan sistem kerja remote bagi perusahaan. Salah satunya, perusahaan dapat menghemat biaya operasional, misalnya sewa gedung dan biaya listrik. Selain itu, hasil pekerjaan biasanya lebih optimal karena penilaian berdasarkan hasil, bukan jam kerja.

Sementara itu, bagi karyawan, bekerja secara remote juga memberikan keuntungan tersendiri. Pertama, lebih hemat tenaga dan waktu karena tidak perlu datang ke kantor. Kedua, bisa bekerja dekat dengan keluarga. Ketiga, lebih produktif karena jadwal kerja bisa diatur secara fleksibel.

Akan tetapi, ada pula kendala atau tantangan yang umumnya dirasakan oleh pekerja remote dan perusahaan. Hal yang paling utama terkait dengan komunikasi efektif, baik antara atasan dan bawahan maupun dengan rekan kerja. Jika komunikasi tidak berjalan lancar, kinerja perusahaan dapat bermasalah. Selain itu, sistem yang digunakan pun harus mendukung pekerjaan tim.

Baca juga : Kerja Remote Lebih Produktif dengan Modern Workplace

Layanan Microsoft 365 untuk Produktivitas

Untuk mengatasi kendala perusahaan yang menerapkan sistem kerja remote, Microsoft 365 menyediakan sejumlah fitur yang bisa digunakan secara maksimal. Berikut di antaranya:

·         Microsoft Teams untuk Komunikasi

Microsoft Teams adalah aplikasi yang sangat berguna bagi para pekerja remote. Melalui aplikasi ini, Anda dapat menyelenggarakan rapat, menelepon, mengobrol, serta berbagi file kepada anggota tim. Di sini terdapat fitur untuk melakukan obrolan, baik secara pribadi maupun dalam grup.

Anda juga bisa melakukan panggilan video dalam sekali sentuh. Selain itu, Anda dapat mengubah obrolan grup menjadi rapat dengan konferensi video dengan mudah. Jumlah anggota yang dapat bergabung dalam pertemuan di Microsoft Teams bisa mencapai 10.000 orang.

Saat menggunakan Microsoft Teams, Anda akan dimanjakan dengan pengelolaan file yang rapi, baik dokumen percakapan maupun email. Dengan demikian, anggota tim lebih fokus untuk mengerjakan tugas yang paling penting dan mendesak.

·         OneDrive untuk Penyimpanan

Nikmati cloud service dari Microsoft 365 melalui layanan OneDrive. Cloud service adalah layanan penyimpanan berbasis cloud. Keunggulannya antara lain mudah diakses dari mana saja. Layanan ini sangat bermanfaat bagi pekerja remote karena memungkinkan untuk berbagi atau menyimpan file di tempat yang aman tanpa batas jarak atau waktu.

Selain itu, perubahan yang dilakukan dalam cloud bisa dilihat secara real time sehingga pekerjaan bisa dilanjutkan tanpa terkendala jeda penyimpanan. Cloud storage berbentuk OneDrive juga dilengkapi dengan perlindungan terhadap data yang disimpan, baik dari ancaman dari luar maupun kelalaian.

·         Microsoft List untuk Membuat Prioritas

Anda bisa bekerja lebih efektif dengan menentukan prioritas yang tepat. Hal yang sama dapat diterapkan dalam kerja tim. Buatlah daftar prioritas pekerjaan sesuai kebutuhan sehingga anggota tim bisa bekerja secara efektif dan hasil yang didapatkan lebih optimal.

Daftar pada Microsoft List juga akan membantu mencatat informasi penting yang bisa diakses oleh semua anggota tim dalam waktu bersamaan. Jadi, tidak ada lagi masalah miskomunikasi meskipun tim kerja berada di tempat yang berbeda-beda.

Baca juga : 7 Fitur Microsoft 365 Terbaik untuk Mendukung Bisnis Kecil

Inilah beberapa layanan Microsoft 365 yang dapat memberikan dukungan terbaik bagi pekerja remote. Dengan layanan yang ditawarkan tersebut, kendala yang dihadapi saat bekerja jarak jauh bisa teratasi dan kinerja makin meningkat.

Posted by / March 12, 2021 / Posted in news