Manfaat Cloud Backup untuk Industri Manufaktur

Cloud Backup untuk Industri Manufaktur

Seiring berjalannya waktu, para pelaku usaha manufaktur harus berhadapan dengan tekanan meningkat untuk mengoptimalkan operasional mereka. Biasanya, berbagai perusahaan yang tidak terlalu melek teknologi masih mengelola infrastruktur IT mereka secara lokal. Namun, di era digital seperti ini, mereka pun mau tak mau harus mulai ikut mengoptimalkan transformasi digital.

Kehadiran cloud backup dapat membantu industri manufaktur dalam hal tersebut. Cloud mengacu pada jaringan server yang digunakan untuk penyimpanan, manajemen, dan proses data. Jaringan ini, yang diakses menggunakan internet, dapat dipasang secara in-house untuk satu perusahaan saja (private cloud) atau oleh pihak ketiga yang menyediakan layanan cloud backup untuk banyak perusahaan (public cloud).

Artinya, perusahaan hanya perlu melakukan outsource untuk setiap aspek IT yang diperlukan dalam pemasangan cloud backup dari provider yang bersangkutan, mulai dari server hingga virtual machine. Tak hanya itu, perusahaan infrastruktur juga akan merasakan berbagai kemudahan berikut ini.

Dapat Membuat Proses Kerja Manufaktur Lebih Tangkas

Cepatnya perkembangan teknologi sebetulnya menciptakan peluang positif bagi perusahaan manufaktur untuk mencoba banyak hal baru. Namun, nyatanya hal ini cukup sulit dilakukan, terutama oleh perusahaan manufaktur yang tidak terlalu tech-savvy. Teknologi cloud backup dapat membantu mereka untuk beradaptasi.

Idealnya, sistem cloud backup lebih mudah dipelajari dan digunakan dari sistem konvensional. Hal ini seharusnya dapat memudahkan pelaku bisnis manufaktur untuk beradaptasi dengan berbagai inovasi. Tidak mengherankan apabila menurut situs Inspirage, sebanyak 73% perusahaan manufaktur menganggap bahwa supply chain berbasis cloud yang sifatnya scalable sangat penting untuk bisnis mereka.

Keamanan dalam Penyimpanan Data

Katakanlah Anda memiliki off-site production center di sebuah tempat. Suatu hari, terjadi sebuah bencana alam dan production center tersebut terkena dampaknya. Akibatnya, data-data yang tersimpan di dalamnya pun hilang. Nah, hal tak terduga seperti ini dapat diminimalisir dampaknya dengan menggunakan cloud backup.

Server dari cloud tersebar di banyak tempat dan didesain dalam jumlah banyak. Jika misalnya salah satu server mengalami hal tak terduga, data Anda masih akan terselamatkan berkat adanya server-server lain. Lagi pula, penyedia layanan cloud backup juga pasti sudah mempunyai rencana disaster recovery untuk data konsumennya.

Cukup Fleksibel untuk Perusahaan Manufaktur

Layanan cloud backup umumnya menyediakan resource penyimpanan data sesuai dengan kebutuhan. Misalnya, saat ini Anda hanya membutuhkan cloud backup dengan kapasitas tertentu. Namun, seiring berkembangnya bisnis dan semakin banyaknya data yang harus ditampung, Anda bisa menambah kapasitas cloud backup secara mudah.

Tidak hanya itu, cloud backup juga memungkinkan pelaku bisnis manufaktur menjalankan simulasi besar untuk pengembangan produk daripada mengeluarkan investasi untuk membayar sumber daya fisik yang diperlukan. Artinya, Anda hanya perlu benar-benar mengeluarkan uang sesuai kebutuhan.

Efisien, Tanpa perlu Perangkat Keras

Jika tidak menggunakan cloud backup, di mana Anda melakukan backup data-data penting Anda? Biasanya, kebanyakan pebisnis akan melakukan backup secara manual menggunakan hard disk atau tapes. Hal ini memang sah-sah saja dilakukan, tetapi akan memakan banyak waktu yang seharusnya bisa Anda manfaatkan untuk hal-hal lebih penting lainnya.

Cloud backup memungkinkan perusahaan manufaktur untuk melakukan backup data secara otomatis. Seluruh data akan selalu di-backup secara real time di dalam cloud. Dengan kata lain, Anda tak perlu susah-susah memindah data secara manual.

Dengan data yang tersimpan aman di dalam cloud, Anda dan tim bisa mengaksesnya secara mudah dari mana pun dan kapan pun. Kemudahan akses data tentu akan sangat membantu Anda dalam mengambil keputusan terkait operasional manufaktur. Proses kerja pun jadi lebih efisien.

Posted by / January 11, 2018
Posted in
news